JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Tim Dosen UMS Edukasi Perawatan Gigi dan Mulut pada Anak Lewat Aplikasi Game Android

Tim dari UMS saat mengenalkan game yang berisi edukasi tentang perawatan gigi dan mulut untuk anak-anak SD, Sabtu (31/9/2019). Foto : dok
Tim dari UMS saat mengenalkan game yang berisi edukasi tentang perawatan gigi dan mulut untuk anak-anak SD, Sabtu (31/9/2019). Foto : dok

SUKOHARJO (JOGLOSEMARNEWS.COM )-Tim Pengabdian dari Prodi Informatika dan Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan sosialisasi game berisi edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut bagi anak, serta tata cara perawatan gigi dan mulut.

Program pengabdian masyarakat ini dilangsungkan di MI Muhammadiyah 1 Potroyanan, Boyolali, Sabtu (31/8/2019) yang diikuti oleh sekitar 30 siswa-siswi gabungan dari sekolah setempat dan MI Muhammadiyah 2  Potroyanan. Tim pengabdian tersebut dipimpin oleh Dr. Heru Supriyono, S.T., M.Sc. dari Prodi Informatika dan drg. Dendi Murdiyanto dari prodi Kedokteran Gigi UMS.

Baca Juga :  Terus Naik Lur, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Mencapai 620, Pasien Meninggal Sudah 31 Orang

Kegiatan diawali dengan mengenalkan cara memainkan game edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi anak berbasis android. Aplikasi ini dirancang oleh Nur Muhammad Akbar Isnen, mahasiswa Informatika UMS angkatan tahun 2014. Tidak hanya sukses untuk pengabdian, aplikasi ini berhasil mengantarkan Isnen meraih gelar sarjana komputer S1.

Acara dilanjutkan dengan penyuluhan cara merawat kesehatan gigi dan mulut bagi anak. Menjelaskan stuktur gigi sampai cara menyikat gigi disampaikan untuk menambah wawasan bagi siswa dan guru yang hadir. Program ini diharapkan memotivasi Pengelola Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) supaya juga memperhatikan kesehatan gigi dan mulut.

Baca Juga :  Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Melampaui Angka 600, Pasien Meninggal Bertambah Satu Orang

Terakhir, Tim pengabdian menghibahkan peralatan medis untuk gigi, beserta sarana prasana kesehatan lainnya. Tak hanya itu, 2 unit komputer, mesin Printer, dan perangkat jaringan internet juga diberikan kepada pihak sekolah untuk memperlanjar kinerja guru di sekolah. (Triawati)