JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tinjau Pilkades, Bupati Sragen Sebut Taraman Luar Biasa. Ada Apa? 

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat meninjau Pilkades Taraman, Sidoharjo. Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat meninjau Pilkades Taraman, Sidoharjo. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Ada yang berbeda ketika bupati melakukan kunjungan di Pilkades Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Kamis (26/9/2019) kemarin.

Saat diwawancara awak media, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyebut Pilkades Taraman luar biasa.

“Taraman ini luar biasa,” kata Bupati.

Saat didesak luar biasa apanya, bupati menyebut Taraman luar biasa karena jumlah pemilihnya besar. Lalu jumlah calon yang bertarung juga banyak yakni lima orang.

“Bengkoke juga ombo,” tukasnya setengah tersenyum.

Baca Juga :  Sudah Penjarakan 4 Orang, Bantuan Alsintan di Sragen Kini Diwanti-wanti Tanpa Pungutan Apapun. Ada 52 Kelompok Penerima, Bupati Yuni: Kalau Mau Sodaqoh, Sodaqohlah ke Warga Tidak Mampu!

Ya, kata luar biasa memang mendadak memunculkan pertanyaan. Pasalnya Pilkades Taraman memang sempat menjadi perbincangan. Selain persaingan sengit dua calon seteru abadi (dari lima calon) yakni Agus Nardiyanto Sodron dan Kamdijo yang diwakili anaknya, Anang Cahyono, Pilkades Taraman juga masih diwarnai jor-joran tembakan.

Warga menyebut tembakan dari dua calon itu menembus angka Rp 200.000 dan Rp 250.000. Sejauh ini angka itu menjadi yang tertinggi dari laporan money politic desa lain yang masuk ke JOGLOSEMARNEWS.COM .

Ya, terlepas dari segala kontroversi yang mengiringi, Pilkades Taraman 2019 ini juga melahirkan sejarah baru. Agus Nardiyanto yang berlabel petahana akhirnya tumbang oleh anak muda bernama Anang Cahyono yang juga putra Kamdijo.

Baca Juga :  Insiden Viral Ratusan Pelamar Berdesakan Sampai Terinjak-Injak di Pabrik Boneka Masaran Sragen, Dinas Sesalkan Manajemen Tak Koordinasi Dulu

Kamdijo yang dikalahkan Agus pada Pilkades 2013, kini bisa tersenyum lebar setelah berhasil melakukan revans atas kekalahannya di 2013 silam. Wardoyo