JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Toko Distro Jalan Ahmad Yani Cantel Dilanda Kebakaran. Warga Panik dan Berhamburan Bantu Pemadaman 

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran melanda Toko Distro di Jl. Ahmad Yani No.101, Kampung Cantel Kulon RT 02/22, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, Senin (23/9/2019) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Namun kerugian material ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Kobaran api juga sempat memicu kepanikan warga lantaran lokasi distro berdekatan dengan permukiman padat penduduk.

Data yang dihimpun di lapangan, distro yang terbakar diketahui milik Dito asal Solo yang menyewa rumah tersebut.

Menurut keterangan warga, kebakaran diketahui sekitar pukul 04.30 WIB. Saat kejadian toko dalam kondisi tutup dan tidak ada penjaga.

Baca Juga :  Terungkap, Pabrik Sepatu PT Eiro Kalijambe Sragen Yang Terbakar Hebat, Ternyata Belum Ada Setahun Beroperasi. Operasional Disebut Masih Dalam Proses Training

Api diduga berasal dari akibat pembakaran sampah di belakang toko distro. Kemudian membakar atap dan kamar mandi.

Api kali pertama diketahui oleh warga sekitar yang kemudian berhamburan membantu pemadaman api.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka pada kejadian ini karena toko dalam keadaan kosong atau belum buka,” papar Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi, Senin (23/9/2019).

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menguraikan setelah menerima informasi dari PSC 119 Kabupaten Sragen, tim PMI dan PSC 119 langsung merespon dengan meluncur menggunakan ambulans PMI Alfa 01 untuk melakukan assesment dan back up medis.

Baca Juga :  7 Jam Dihajar Kobaran Api, Pabrik Sepatu di Kalijambe Sragen Luluh Lantak. Total 10 Mobil Pemadam dan 30 Tangki Air Ludes Dikerahkan

“Setiba di lokasi yang terbakar adalah atap Toko Distro. Api berasal dari akibat pembakaran sampah di belakang toko distro membakar atap dan kamar mandi. Api bisa dipadamkan tak lama setelah kejadian sekitar pukul 06.00 WIB. Tim juga membantu pemadaman bersama BPBD dan Damkar,” tukasnya. Wardoyo