JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

8 Mobil Damkar Sragen dan Soloraya Dikerahkan, Sudah 7 Jam Api Kebakaran Pabrik Mebel Ekspor di Doyong Miri Belum Bisa Dipadamkan 

Kobaran api hebat menghanguskan pabrik mebel ekspor milik Agung Purnomo, di Desa Doyong, Miri, Sragen, Senin (1/10/2019) malam. Foto/Wardoyo
Kobaran api hebat menghanguskan pabrik mebel ekspor milik Agung Purnomo, di Desa Doyong, Miri, Sragen, Senin (1/10/2019) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak delapan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang membakar pabrik dan gudang mebel di Dukuh Grabyak, Desa Doyong, Miri, Sragen, Selasa (1/10/2019) malam.

Puluhan petugas dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api namun hingga dinihari, api yang meluluhlantakkan pabrik mebel milik Agung Purnomo (40) itu belum juga bisa tuntas dipadamkan.

Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Sragen, Heru Martono mengatakan sejak petang hari, total ada delapan unit mobil pemadam yang dikerahkan ke lokasi.

Baca Juga :  Berikut Daftar 6 Warga Sragen Yang Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Ada Bayi Berusia 1 Tahun dan Bocah 13 Tahun!

Selain tiga mobil Damkar dari Sragen, armada damkar dari daerah tetangga juga turut diterjunkan. Lima unit Damkar di wilayah Soloraya yang ikut memadamkan api di antaranya dari Damkar Solo, Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo dan Klaten.

“Total ada delapan unit mobil Damkar yang terlibat pemadaman. Dari Sragen ada tiga unit dibantu dari Damkar lima daerah tetangga,” paparnya, Rabu (2/10/2019) dinihari.

Menurutnya, petugas masih terus berjibaku menjinakkan kobaran api. Perihal penyebab kebakaran, dugaan sementara berasal dari pembakaran daun dan batang jagung kering di lahan dekat lokasi pabrik.

Baca Juga :  Geger Bantuan PIP di Sragen Nyasar ke Anak Aparat dan Siswa Mampu, Nasdem Desak Usut Orang-Orang Yang Memasukkan Data PIP di Luar Sistem. Anak Eks Napiter Juga Luput dari Pendataan!

Sementara, Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menambahkan hingga pukul 00.00 WIB, api belum juga bisa dipadamkan secara total.

Sehingga tim juga masih diterjunkan di lapangan untuk melakukan siaga backup medis dan assesment.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan bahkan langsung terjun ke lokasi untuk membantu mengawal proses pemadaman. Api diketahui berkobar sejak pukul 17.00 WIB. Sehingga sudah hampir tujuh jam, kobaran api masih belum bisa padam meski intensitasnya sudah mereka. Wardoyo