JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Pusat Studi Wanita LPPM Unisri Gelar Workshop Gender

Dok Humas Unisri
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pusat Studi Wanita (PSW) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta  menyelenggarakan workshop Peran Perempuan dalam Pembangunan Berwawasan Kependudukan.

Workshop yang merupakan hasil kerja sama dengan Pusat Penelitian Kependudukan dan Gender (PPKG) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta itu berlangsung di ruang sidang lantai 3, Unisri.

Workshop kali ini cukup menarik, karena berupaya menciptakan komunitas baik dalam lingkup masyarakat umum maupun sekolah yang siaga kependudukan.

Siaga kependudukan tersebut mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga guna mendukung pembangunan berkelanjutan ke dalam beberapa mata kuliah.

Baca Juga :  SMPN 8 Surakarta Ikuti Program Guru Belajar Seri Masa Pandemi Covid-19

Ketua PSW, Setyasih Harini, SIP Msi berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan siaga kependidikan. Selain itu, masyarakat semakin terbuka untuk meningkatkan kualitas kehidupannya melalui pendidikan dan kesehatan.

Kegiatan workshop diakhiri dengan penandatangan nota kesepakatan yang dilaksanakan secara langsung oleh ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dari kedua lembaga, yakni Dr Anita Trisiana, SPd, M.H dari Unisri dan Prof Dr Okid Parama Astirin, MS dari UNS.

Melalui surat perjanjian tersebut, kedua lembaga berupaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui bidang kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masing–masing pihak dengan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki.

Baca Juga :  Dengan Protokol Kesehatan, ASMI Santa Maria Yogyakarta Gelar Wisuda Diploma III

Perjanjian tersebut dilaksanakan dalam waktu lima tahun terhitung sejak 22 Oktober 2019 sampai dengan 22 Oktober 2024.

Melalui kerja sama tersebut, masing-masing lembaga dapat memaksimalkan sumber daya penelitian, pengabdian pada masyarakat dan pemberdayaan masyarakat.

“Selanjutnya, kedua lembaga dapat melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan pemberdayaan masyarakat, seminar, workshop, lokakarya, kursus dan lain-lain,” jelasnya.

Selanjutnya adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, saling memberikan informasi hasil–hasil penelitian, menyelenggarakan penerbitan jurnal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. suhamdani