JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tokoh Agama Wonogiri Serukan Penolakan Demo Anarkis, Pelantikan Presiden Harus Berlangsung Kondusif

Ketua FKUB Wonogiri Sutopo Broto.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ketua FKUB Wonogiri Sutopo Broto.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Para tokoh agama di Kota Sukses Wonogiri menyerukan masyarakat untuk ikut menjaga kondusifitas suasana. Selain itu mereka menegaskan semua elemen masyarakat menolak aksi demo yang anarkis.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Wonogiri, Sutopo Broto dan Ketua PCNU Wonogiri, Mubarok, Kamis (17/10/2019).

Sutopo menyebutkan, masyarakat untuk ikut mewujudkan situasi kondusif saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden mendatang. Semua elemen wajib menghargai dan menghormati pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga :  Renovasi Makam Mbah Jonambang di Dusun Sambeng Desa Watuagung Baturetno Wonogiri Disoal, Ini Penyebabnya

“Mari meningkatkan rasa persaudaraan dengan menjaga persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. Serta menghindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, anarkis, merusak,” kata dia.

Dia juga meminta agar tidak menyebarkan berita hoax dan jangan mudah terprovokasi dengan adanya berita-berita yang belum tentu jelas kebenarannya. Pasalnya hal itu bakal merusak tatanan kehidupan dan kerukunan antara satu dengan yang lainnya, antara satu pemeluk agama dengan pemeluk agama yang lain, antara satu suku dengan suku lainnya.

Baca Juga :  Update Corona Wonogiri, Total Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Menjadi 20. Terbaru Ada Ustaz dan Satpam Sesama Warga Kecamatan Jatisrono

Sementara Mubarok menegaskan, masyarakat menolak demo anarkis. Selain itu menolak adanya radikalisme dan paham terorisme.

“Mari menghormati dan sukseskan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 20 Oktober nanti,” tegas dia. Aria