JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Cina Resmi Luncurkan Jaringan 5G Per 1 November 2019

Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Cina mulai dengan membuka jaringan 5G yang resmi diberlakukan mulai Jumat (1/11/2019) kemarin.

Pembukaan jaringan tersebut langsung direspon sejumlah operator ponsel di negeri tirai bambu tersebut dengan menawarkan layanan 5G pada seluruh konsumennya.

Jaringan 5G menjanjikan konektivitas internet yang lebih cepat, termasuk dalam mengunduh data dan mengunggah data. Jaringan 5G juga memiliki area layanan yang lebih luas dan koneksi yang lebih stabil.

Dikutip dari rt.com, Jumat, 1 November 2019, tiga operator yakni China Mobile, China Telecom dan China Unicom sudah menjadwalkan peluncuran layanan 5G pada tahun depan, namun ketiganya mempercepat jadwal itu.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Layanan internet super cepat itu sekarang sudah bisa dinikmati konsumen di 50 kota di penjuru Cina, diantaranya Beijing dan Shanghai.

Harga untuk layanan internet 5G ini dibandrol mulai dari 128 yuan atau Rp 250.000. Para operator itu menawarkan pada konsumen paket data hingga 30 GB dan 500 menit video chat.

Menurut pemerintah Cina, sekarang sudah ada lebih dari 130.000 stasiun pemancar 5G yang diaktifkan hingga akhir 2019 untuk mendukung layanan 5G ini.

Baca Juga :  Studi Profesor di Universitas AS Klaim Ada Kemungkinan Wabah Demam Berdarah Hambat Penyebaran Covid-19

Jumlah itu yang terbanyak di dunia. Lebih dari 10 juta konsumen sudah mendaftar untuk merasakan layanan 5G dari tiga operator lokal itu.

Sebuah laporan dari asosiasi internasional industri mobile GSMA memprediksikan Cina akan memimpin revolusi 5G dengan lebih dari 600 juta pengguna 5G per tahun 2025.

Sebelumnya pada 2018, perusahaan telekomunikasi raksasa asal Cina Huawei membuat layanan 5G untuk tingkat internasional dan pertama kali meluncurkan perangkat terminal 5G pada 2018.

Namun Huawei saat ini terjebak dalam perang dagang Amerika Serikat – Cina.

www.tempo.co