JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Mayat Bayi Merah Ditemukan Warga Sukodono Sragen. Dilahirkan Prematur Oleh Siswi SMA, Diduga Hasil Hubungan Gelap 

Kondisi bayi merah prematur yang ditemukan warga di Gebang, Sukodono, Sragen, Rabu (27/11/2019). Bayi merah itu diduga kuat hasil hubungan gelap. Foto/Wardoyo
Kondisi bayi merah prematur yang ditemukan warga di Gebang, Sukodono, Sragen, Rabu (27/11/2019). Bayi merah itu diduga kuat hasil hubungan gelap. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Dukuh Nglembu, Desa Gebang, Kecamatan Sukodono, Sragen dihebohkan dengan temuan mayat bayi masih merah.

Mayat bayi itu diduga kuat dilahirkan secara prematur oleh siswi SMA di wilayah setempat.

Penemuan mayat bayi itu diketahui via media sosial, Selasa (26/11/2019) petang. Kabar temuan itu diunggah ke media sosial facebook oleh salah satu warga sekitar pada pukul 15.00 WIB lewat akun “Suryadi iku adi*.

Dari informasi yang diunggah berbunyi. “Telah di temukan bayi baru lahir jenis kelamin perempuan telah di buang di belakang rumah, beralaskan kardus di Ds.Nglembu, Gebang, Sukodono Sragen. Sekarang di Rumah Sakit Sragen untuk mendapatkan perawatan.. tulung sing ngerti ortune segera lapor ke polisi terdekat. Mf g sempat ambil foto soale telat lehku teko tulung di share”.

Dengan cepat informasi itu beredar luas di kalangan masyarakat dan dunia maya.

Baca Juga :  Rumah Suharto di Plupuh Sragen Diamuk Kobaran Api. Warga Sempat Berhamburan Bantu Pemadaman, Kerugian Jutaan Rupiah

Pihak kepolisian setempat, Polsek Sukodono, juga langsung bergerak melakukan penyelidikan dan penggalian keterangan di lapangan.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas, AKP Harno membenarkan adanya penemuan bayi yang kemudian meninggal itu.

Baca Juga :  Berikut Daftar Lengkap 8 Warga Sragen Yang Positif Terpapar Covid-19. Kecamatan Masaran Paling Banyak!

Menurutnya dari hasil pendalaman, bayi itu diperkirakan masih berusia 5 bulan dan barusaja dilahirkan. Ibu yang melahirkan bayi itu setelah ditelusuri ternyata adalah seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMA.

“Saat ini, kondisi siswi yang melahirkan bayi itu masih dalam penanganan di rumah sakit karena mengalami pendarahan. Sedangkan kondisi bayi dinyatakan sudah meninggal. Untuk penanganan awal dilakukan oleh Polsek Sukodono. Tapi karena masih di bawah umur, kasusnya sekarang ditangani oleh unit PPA Reskrim Polres Sragen,” tandasnya. Wardoyo