JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Hindari Wartawan Usai Diperiksa, Kepala Bapenda Bekasi Kabur Panjat Tembok

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi Aan Suhanda / tempo.co

BEKASI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gara-gara menghidari wartawan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda memilih kabur dengan memanjat tembok di Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (7/11/2019).

Dari pengamatan Tempo, jejak Kepala Bapenda Kota Bekasi itu memanjat pagar setinggi 1,5 meter, berupa dua kursi plastik yang bersandar ke tembok.

Seorang pekerja bangunan di balik tembok menguatkan dugaan itu karena mengaku melihat ada seorang mengenakan pakaian batik masuk ke sebuah minibus.

Baca Juga :  Klinik Aborsi Ilegal Digerebek Polisi, 10 Orang Jadi Tersangka. Buka Praktik sejak 2017, Sudah Gugurkan Lebih dari 32.000 Janin

Aan saat itu menjalani pemeriksaan perihal penarikan pungutan parkir minimarket yang melibatkan organisasi masyarakat atau Ormas.

Seperti diketahui, kebijakan menciptakan polemik karena sebagian minimarket menolak dan berujung unjuk rasa aliansi Ormas.

Video unjuk rasa itu viral karena Ormas didukung Kepala Bapenda mengintimidasi pengusaha agar bersedia ‘bekerja sama’.

Aan Suhanda diperiksa selama delapan jam di ruang penyidikan terpadu. Aan tiba di sana pukul 10.00 WIB dan baru selesai pemeriksaan pukul 18.00 WIB.

Baca Juga :  Banjir Menerjang, 49 RT dan 23 Jalan di Jakarta Terendam

Tapi, setelah selesai pemeriksaan, Aan memilih keluar gedung melalui pintu belakang lalu diduga memanjat pagar.

“Aku gak tahu, yang pasti tadi dia bilang telalu letih untuk bisa bertemu teman-teman (wartawan),” kata kuasa hukum Aan Suhanda, RM Purwadi, saat diminta konfirmasinya tentang kliennya yang nekat memanjat pagar.

Menurut Purwadi, Aan memilih langsung pulang ke rumah untuk istirahat. Karena itu, Aan meminta disampaikan maaf tak bisa melayani wartawan.

www.tempo.co