JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Innalillahi. Balita Murid TK di Sidoharjo Wonogiri Meninggal Tenggelam di Kolam Renang Dewasa

Lokasi kejadian balita tewas tenggelam. Dok. Polres Wonogiri
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Lokasi kejadian balita tewas tenggelam. Dok. Polres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang balita murid sebuah TK di Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri tewas tenggelam di sebuah kolam renang, Sabtu (30/11/2019).

Diduga korban luput dari perhatian dan pengawasan. Kemudian bermain di kolam yang dalam untuk orang dewasa, padahal teman lainnya bermain dan berenang di kolam dangkal khusus anak.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasubbag Humas Iptu Suwondo mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Lokasi kejadian di sebuah kolam renang di Sudimoro RT 2 RW 7, Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri.

Baca Juga :  Jos Slur, 50 Ribu Ekor Bibit Ikan Ditebar di Kaliares Wonogiri. Penggagasnya Komunitas Pegiat Lingkungan Hidup

“Korban berinisial PP, 5 tahun. Warga
Janti, Desa/Kecamatan Girimarto, Wonogiri,” beber dia.

Awal mula kejadian murid TK yang didampingi wali murid, mengadakan kegiatan renang. Para murid berangkat sendiri–sendiri menggunakan kendaraan pribadi.

Sekitar pukul 09.00 WIB di saat anak – anak asik berenang di kolam dangkal khusus anak, ada orang berteriak minta tolong bahwa ada orang tenggelam. Mendengar teriakan tersebut sejumlah orang berusaha menolong dengan cara diangkat ke permukaan.

Ketika sampai di pinggir kolam, sempat dilakukan pertolongan pertama dengan cara menekan dada korban agar air keluar tubuh. Korban tersebut langsung dilarikan di Klinik Semanding Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo. Karena alat kurang memadai maka dilarikan ke Klinik Pandeyan Kecamatan Jatisrono.

Baca Juga :  Begini Cara Memastikan Hewan Layak Kurban, Dilaksanakan Dislapernak Wonogiri Dengan Menggelar Pemeriksaan 3 Tahap

Lagi-lagi alat juga kurang memadai, kemudian korban dilarikan di Puskesmas Kecamatan Sidoharjo. Ketika sampai di puskesmas korban sudah tidak benyawa lagi.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda–tanda penganiayaan dan murni kecelakaan karena kelalaian dalam mengawasi anak tersebut. Sehingga masuk ke kolam renang dewasa dan tidak bisa berenang sehingga tenggelam,” sebut dia. Aria