JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

167 Kades Terpilih Resmi Dilantik, Bupati Sragen Pesan Segera Rangkul Lawan Politik dan Jangan Cari Kesalahan!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat melantik 167 Kades terpilih. Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat melantik 167 Kades terpilih. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 167 kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak 2019, akhirnya resmi dilantik, Jumat (27/12/2019). Bupati Sragen pun berpesan agar semua Kades segera melakukan rekonsiliasi kepada lawan politik.

Para Kades itu dilantik oleh bupati di Gedung SMS Sragen. Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah dan jabatan serta penyerahan Surat Keputusan (SK) bupati.

Mereka akan menjabat untuk periode 2019-2025. Dalam sambutannya, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan momentum Pilkades memang selalu riweh dan diiringi riuh persaingan antar calon.

Baca Juga :  Kesalahannya Fatal, 12 Peserta Ujian SKB Seleksi CPNS Sragen Dipastikan Langsung Gagal. Satu Peserta Positif Covid-19 Ujian tanggal 28 September, 73 Orang Ujian di Luar Sragen

Karenanya ia meminta kepada para Kades terpilih untuk segera merangkul lawannya.

“Rangkul, peluk, sambangi kompetitor yang turut Pilkades. Sowani, tidak akan jadi hina seorang pemimpin mendatangi masyarakatnya sendiri,” ujar Yuni.

Ia menggambarkan bahwa musuh satu terlalu banyak, kawan seribu terlalu sedikit. Menururnya kondusivitas daerah mutlak harus dijaga agar bisa membangun dengan tenang.

Ia juga memandang sampai hari ini dirinya masih nelihat peta politik di beberapa desa masih terimbas Pilkades dan belum sekondusif seperti sedia kala.

“Pulang dari sini, ajak, salami. Bila tidak dibukakan pintu, sesuk parani meneh. Pemimpin adalah pelayan, itu harus diperhatikan betul-betul,” tuturnya.

Baca Juga :  Berdalih Cek Keperawanan, Kebiadaban Pemuda Asal Mondokan Sragen Pemerkosa Sejumlah Siswi SMP Kembali Terungkap. Pelaku Obok Alat Vital Korban Sebelum Diperkosa, Warga Minta Dihukum Seberat-Beratnya

Ia juga meminta agar para Kades mensyukuri dan bisa menjadi pemimpin yang amanah. Karena tugas ke depan sangat berat.

“Ojo golek eleke uwong, aja golek salahe uwong. Ojo metani, nek isa nutupi aibe saudaramu. Kalau pemerintahan lama punya kekurangan, tutupi. Programnya kurang baik, ganti dengan program yang baik. Ajak maju bareng-bareng, ke depan desa yang dipimpin harus lebih maju,” tandasnya. Wardoyo