JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Penangkapan Penyiram Air Keras Terhadap Novel Baswedan Libatkan Brimob

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabareskrim Polri Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Korps Brimob dalam melakukan penangkaptan terhadap 2 terduga penyiram air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Dua tersangka merupakan anggota Polri aktif, ditangkap di Cimanggis, Kota Depok.

“Kami tim teknis bekerja sama dengan Kepala Korps Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman saudara NB,” ujar Listyo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019).

Baca Juga :  Mahfud MD Kumpulkan Sekjen Parpol Bahas Protokol Kesehatan Pilkada 2020

Listyo sebatas mengumumkan adanya penangkapan itu. Dia enggan menjawab ihwal pangkat dan dari kesatuan mana kedua anggota polisi aktif yang ditangkap tersebut berasal.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono juga enggan membeberkan identitas pelaku. Ia hanya mengatakan keduanya masih menjalani interograsi di Polda Metro Jaya sejak semalam.

“Tadi pagi sudah jadi tersangka. Pemeriksaan sebagai tersangka ada pendampingan hukum dari Mabes Polri,” ujar Argo.

Baca Juga :  Penambahan Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Keluarga Tinggi, Menteri PPPA Ajak Masyarakat Tetap Pakai Masker di Rumah

Novel Baswedan menjadi korban penyiraman air keras pada 11 April 2017. Penyidik senior yang terlibat di penyidikan banyak kasus korupsi besar itu diserang usai menunaikan salat Subuh di Masjid Al-Ihsan sekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sekalipun terekam kamera CCTV dan tersedia keterangan saksi, penangkapan baru dilakukan selang 2,5 tahun dari peristiwa penyerangan itu.

www.tempo.co