JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sejumlah Polisi Ledakkan Granat dan Amunisi di Desa Wonokerso Kedawung Sragen. Granat Disebut Peninggalan Zaman Penjajahan

Tim gabungan saat meledakkan granat dan amunisi peninggalan zaman penjajahan di Wonokerso, Kedawung, Sragen, Jumat (27/12/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim gabungan saat meledakkan granat dan amunisi peninggalan zaman penjajahan di Wonokerso, Kedawung, Sragen, Jumat (27/12/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejumlah polisi meledakkan granat dan amunisi berukuran 12.7 mm di wilayah Desa Wonokerso, Kedawung, Sragen, Jumat (27/12/2019). Granat dan amunisi yang diledakkan itu merupakan temuan dari warga yang diserahkan ke polisi.

Diduga kuat, bahan peledak itu merupakan sisa zaman penjajahan. Bahan peledak itu kemudian dimusnahkan di Lapangan Tembak Bhayangkara Polres Sragen di Dukuh Kedungsengon, Desa Wonokerso, Kedawung, Sragen.

Baca Juga :  Pamit Gowes Sendirian, Bocah 12 Tahun Asal Tanon Sragen Ditemukan Nyasar Hingga 35 Kilometer Sampai Mantingan Jatim

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Harno mengungkapkan pemusnahan bahan peledak temuan militer granat dan amunisi itu dilakukan oleh Sub Bagian Sarana Prasarana di tambah dengan team Unit I Composit Gegana Surakarta. Kegiatan peledakan dipimpin oleh Iptu Maruto bersama empat anggota Gegana lainnya.

Granat dan amunisi itu menurut team Polda Jateng memang harus dimusnahkan. Hal itu karena kondisi fisiknya sudah membahayakan, sudah berkarat dan dikhawatir mudah meledak.

Baca Juga :  Cerita di Balik Temuan 2 Mahkluk Jenglot Yang Gemparkan Sragen. Air di Sekitarnya Mendadak Seperti Mendidih, Warga Sempat Ketakutan Tak Ada Yang Berani Mengambil

“Lokasinya jauh dari permukiman warga sehingga aman untuk dilakukan pemusnahan. Untuk sisa pemusnahan, kemudian diamankan oleh team Gegana Surakarta sebagai bukti telah dilakukan pemusnahan di wilayah Sragen,“ paparnya Jumat (27/12/2019). Wardoyo