JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Republik Ceko Tawarkan Pengelolaan Sampah Jadi Energi ke Pemprov Jateng. Bakal Dikonsep Seperti London 

144
Foto/Humas Jateng
loading...
Loading...
Foto/Humas Jateng

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah Republik Ceko tengah menjajaki kerjasama dengan Pemprov Jateng dalam berbagai aspek. Salah satunya menawarkan sistem pengelolaan sampah yang dipakai Pemerintah Kota London untuk diterapkan di Jawa Tengah.

Pengelolaan sampah tersebut merupakan satu dari sekian sektor investasi yang ditawarkan Pemerintah Republik Ceko kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Pemerintah Republik Ceko menawarkan sistem pengelolaan sampah andalan mereka untuk mengatasi persoalan sampah di Jawa Tengah. Bahkan sistem tersebut telah diterapkan di Ibukota Inggris, London.

“Saya tadi juga menawarkan apakah punya teknologi cukup bagus untuk olah sampah. Ternyata mereka punya. Dia punya teknologi waste to energy yang cukup bagus dengan burning system. Seperti apa? Katanya London memakai itu. Dan akan ditawarkan ke Jawa Tengah,” kata Ganjar, Rabu (11/12/2019).

Hal tersebut disampaikan Ganjar setelah menerima Delegasi Republik Ceko, Sekretaris Menteri Luar Negeri Ceko Miloslav Stasek dan Dubes Ceko untuk Indonesia Ivan Hotek.

Baca Juga :  4 Bos Karaoke dan 12 Wanita LC Digelandang ke Polres Pati. Terciduk dari Sejumlah Warung Remang-remang dan Karaoke

Untuk realisasinya Ganjar mengatakan akan terlebih dahulu melakukan pembahasan lebih lanjut.

“Mereka menginginkan ada pendalaman setelah ini. Mereka juga mengundang kita agar bisa melakukan pertemuan bisnis to bisnis. Menggali potensi kedua negara dalam beberapa hal, termasuk industri perdagangan dan lainya,” ujarnya.

Kepada delegasi tersebut, Ganjar mengungkapkan, modernisasi sistem pengelolaan sampah juga telah diterapkan di Jawa Tengah. Seperti, di Semarang dan Surakarta yang mengolah sampah jadi energi listrik.

Modernisasi sistem pengelolaan sampah juga dilakukan di Cilacap. Di sana sampah dapat diubah menjadi sumber energi yang berfungsi sebagai briket dan dimanfaatkan sebagai subtitusi bahan bakar.

“Sebagai awal tidak ada yang kita tolak tapi kita juga menawarkan seluruh potensi Jawa Tengah untuk mereka mau investasi. Selanjutnya kita jajaki mana-mana yang bisa dikerjakan,” ujarnya.

Bukan hanya pengelolaan sampah, industri dan perdagangan. Ganjar mengatakan delegasi tersebut sangat berharap jalinan kemitraan langsung antara Republik Ceko dengan Jawa Tengah di sektor pariwisata dan kesehatan.

Baca Juga :  Kerajaan Keraton Agung Sejagat, Misteri Batu Prasasti Berukuran Besar Berwarna Coklat, Warga Takut Tapi Penasaran

“Termasuk pola pembiayaan dan training. Nanti kita cari alternatif untuk menindaklanjuti potensi-potensi yang ada,” tutur mantan anggota DPR RI ini.

Sekretaris Menteri Luar Negeri Ceko Miloslav Stasek mengatakan sangat tertarik dengan Jawa Tengah. Selain berbagai prestasi serta inovasi yang dilakukan, kekayaan alam dan budayanya menajdi daya tari tersendiri. Bahkan dia mengagumi karya ukir dari Jepara.

“Kemarin saya Ke Jepara dan berharap kayu-kayu (ukir) di sana bisa diekspor ke Ceko. Jika kita melihat kondisi ekonomi dunia, penguatan kerjasama dua negara sangat penting. Perdagangan dan pariwisata terutama,” tandasnya. JSnews

 

Loading...