JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Geregetan, Satu Keluarga Korban Kecelakaan di Gayam Nekat Hadang 2 Truk Molen Pembawa Petaka

Foto/Teras Id
Foto/Teras Id

BOJONEGORO, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur nekat menghentikan dua truk molen Merak Jaya Beton di depan Polsek Gayam, Kamis (02/01/2020).

Penghentian dilakukan lantaran truk molen Merak Jaya Beton lainnya bernopol S 8047 UU diduga menjadi penyebab kecelakan warga RT/RW 04/01 Desa Gayam Ali Rofi’i hingga luka luka lecet dibagian tangan, kaki, dan kepala pusing.

Akibat tertimpa ranting pohon patah tersangkut truk molen hingga jatuh dari motor jenis Alfa nomor polisi (Nopol) K 2566 AN di jalan turut Desa Katur, Kecamatan Gayam, sekitar pukul 15.30 WIB.

Truk Molen bernomor lambung proyek 886 yang usai mengirimkan cor di lokasi proyek Gas Jamaran-Tiung Biru (JTB) tersebut dikemudikan oleh Agus Baidowi, warga Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu.

Baca Juga :  Kasus Penipuan dan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta, Pelaku Mengaku Baru Lakukan Sekali. Alasannya Ingin Uang Lebih dan Nafsu Sesaat

“Saya tertimpa ranting pohon yang patah kesangkut truk molen pas kepala langsung jatuh dari motor tidak ditolong malah ditinggal begitu saja. Jadi terpasak truk molen Merak Jaya Beton lainnya saya hentikan bersama keluarga di depan polsek,” kata Ali Rofi’i, kepada Suarabanyuurip.com.

Di hentikannya truk molen merak lainnya itu bertujuan agar yang mengemudikan truk molen yang sudah melaju tersebut kembali dan bertanggung jawab.

“Kejadian itu bermula saat berjalan bareng dari arah Selatan ke Utara. Truk molen di depan, saya dibelakangnya,” ujar warga ring 1 lapangan Migas Banyu Urip, Blok Cepu.

Sementara Kapolsek Gayam, AKP Harjo, membenarkan korban menghentikan truk molen Merak Jaya Beton di depan Polsek Gayam. Kemudian pihaknya bergerak cepat untuk melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan dan pemilik truk molen Merak Jaya Beton.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Covid-19 Naik 8,4 Persen dalam Seminggu Terakhir

“Masalah ini sudah kita temukan kedua belah pihak. Sesuai hasil perundingan kedua belah pihak Insya Allah besok selesai secara kekeluargaan. Kami hanya sebagai mediasi saja, Mas,” ujar AKP Harjo.

Kapolsek ring satu lapangan Migas Banyu Urip ini menghimbau, agar berhati hati dalam berkendara dan mematuhi aturan berlalu lintas, yaitu tidak kebut kebutan. Sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan bersama.

“Petuhilah aturan berlalu lintas, baik kecepatan maupun lainnya. Jalan ini banyak warga sekitar yang menggunakan,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan penghentian truk molen tersebut tidak menyebabkan arus lalu lintas macet. Arus lalu lintas tetap lancar dan tidak lama truk molen kembali berjalan setelah driver truk molen yang diduga sebagai penyebab kecelakan atas korban.

www.teras.id