JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kades Purworejo Digerebek Pesta Sabu di Kafe dan Urinenya Positif. Langsung Digelandang dan Dijebloskan Penjara

Ilustrasi Kasat Narkoba Polres Sragen, AKP Joko Satriyo saat menunjukkan pil dan hasil tes urine positif narkoba di hadapan PIM, gadis cantik yang sedang karaoke di Gravista Sragen beberapa waktu lalu. Foto/Wardoyo
Ilustrasi Kasat Narkoba Polres Sragen, AKP Joko Satriyo saat menunjukkan pil dan hasil tes urine positif narkoba di hadapan PIM, gadis cantik yang sedang karaoke di Gravista Sragen beberapa waktu lalu. Foto/Wardoyo

PURWOREJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Satuan Narkoba Polres Purworejo mengamankan seorang kepala desa di Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo karena tersandung narkoba.

Kades berinisial P itu ditangkap saat berada di dalam kafe bersama wanita. Ia pun langsung ditahan setelah hasil tes urine menunjukkan positif menggunakan narkoba jenis ‘methaphetamine’ atau sabu.

Hal itu disampaikan Kapolres Purworejo AKBP Indra K Mangunsong kemarin. Ia mengatakan, diamankannya P berawal dari upaya Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD), dengan merazia salah satu kafe di Kecamatan Purwodadi, Kamis (2/1/2020) malam.

Baca Juga :  Niatnya Pamer Jumping, Anggota Klub Motor KLX Malah Bikin Celaka. Sebabkan Kecelakaan, Puluhan Motor Anggota Komunitas Langsung Digaruk Polisi

“Petugas kami memeriksa setiap pengunjung kafe dan melakukan tes urin,” paparnya kepada wartawan, Minggu (5/1/2020).

Ketika tes urin dilakukan terhadap P, hasilnya positif. Polisi juga menemukan sedotan bekas yang diduga digunakan menghisap barang terlarang itu.

Baca Juga :  Tertangkap Hendak Tawuran, Puluhan Remaja di Gemuh Dikukut Polisi. Baju Langsung Dilucuti, Polisi Amankan Senjata Tajam dan Kayu Bermata Paku

Petugas mengamankan P ke Mapolres Purworejo untuk dimintai keterangan. Polisi menetapkannya sebagai tersangka dan dilakukan penahanan selama 40 hari untuk penyidikan.

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 UU RI 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam penjara paling lama 12 tahun.

www.teras.id