JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Misteri Hilangnya 2 Pelajar Yang Terseret Ombak di Pantai Laguna Lemu Purwo Hingga Kini Masih Gelap. Polairud Dikerahkan Sisir Lokasi

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Hingga tiga hari berlalu, misteri hilangnya dua pelajar di Kabupaten Kebumen terseret ombak Pantai Laguna Desa Lembu purwo, Rabu (1/1/2020) pagi belum ketemu.

Dua pelajar nahas itu masing-masing Fadlun Ali Fatah (18) asal Desa Mangunranan Kecamatan Mirit, dan Zam Zam (16) warga Desa Mrinen Kecamatan Kutowinangun.

Kedua korban hanyut terseret ombak saat mereka mandi di pantai lembu purwo bersama temannya.

Menindaklanjuti laka laut tersebut, pencarian terhadap dua korban terseret ombak di pantai lembu purwo Kecamatan Mirit hingga hari ini, Sabtu (4/1/2020) masih terus dilakukan.

Baca Juga :  Duh Gawat, Sragen dan Klaten Masuk 9 Daerah Rawan di Pilkada Serentak. Polda Jateng Bakal Kerahkan 14.000 Personel Lebih Untuk Pengamanan!

Pencarian dilakukan oleh Tim Gabungan TNI Polri bersama Basarnas Cilacap dan dibantu Relawan dari Kabupaten Kebumen.

Kendati begitu, hingga kini korban belum juga ditemukan, pencarian juga agak terkendala lantaran cuaca dan ombak yang cukup besar.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasat Polairud Polres Kebumen Iptu K. Panjaitan mengatakan, proses pencarian hari ke 4 pasca terjadinya laka laut yang mengkibatkan hanyutnya dua remaja itu.

Tim gabungan yang berjumlah sekitar 80 orang hingga kini masih terus berupaya melakukan pencarian di beberpa titik, dengan melibatkan sejumlah relawan, warga masyarakat dan nelayan.

Baca Juga :  Bandar Sabu dan Esktasi Ditangkap dengan BB 9,1 Gram di Depan Lapas Kedungpane Semarang. Kapolda Sebut Selamatkan 9.100 Warga Jateng dari Bahaya Narkoba

“Penyisiran kita lakukan dengan cara menyisir sepanjang pesisir dengan sepeda motor dan berjalan kaki dalam radius ± 3 km,” ujar Kasat Polairud dilansir Tribratanews.

“Selain itu kita juga menyebar informasi ke Nelayan, pemancing dan pengunjung wisata bila menemukan agar segera melaporkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Basarnas Cilacap Supriadi mengungkapkan pencarian kedua korban terus diupayakan petugas gabungan. JSnews