loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengingatkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan agar tidak membuang-buang percuma anggaran untuk menaturalisasi sungai di Jakarta.

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI, Justin Adrian meminta Anies Baswedan tidak sekadar mempercantik pinggiran sungai ibu kota, tapi tak memikirkan pencegahan banjir.

Mengingat, Dinas Sumber Daya Air DKI sendiri mengalokasikan anggaran naturalisasi sungai sebesar Rp 136,8 miliar pada tahun 2020.

“Ujung-ujungnya cuma bikin taman instagramable di pinggir sungai untuk foto-foto. Akhirnya buang-buang anggaran ratusan miliar, tapi Jakarta tetap saja banjir,” ujar Justin kepada wartawan, Sabtu (18/1/2020).

Ia menjelaskan salah satu penyebab banjir Jakarta tak lain karena kapasitas aliran sungai belum mampu menampung curah hujan yang turun, serta air kiriman dari wilayah penyangga seperti Bogor.

Mengatasi itu, Pemprov DKI Jakarta mau tidak mau harus melebarkan sungai guna menambah kapasitas tampungnya.

Jika itu tidak dikerjakan, maka hal tersebut sama saja membuang-buang anggaran.

Namun di sisi lain, pada masa kampanye dulu, Anies sempat menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan penggusuran.

Padahal, menurutnya, kondisi sungai Jakarta saat ini sudah mennyempit karena bantarannya terokupasi oleh pemukiman yang didirikan warganya.

“Jika naturalisasi tidak bisa menambah kapasitas aliran sungai, maka itu jatuhnya pemborosan anggaran,” tutur dia.

www.tempo.co

Baca Juga :  Bangun Kesiangan, Belum Shalat Subuh dan Waktu Subuh Telah Habis, Harus Bagaimana?