JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sebelum Kasusnya Terbongkar, Reynhard Sinaga Sempat Dilarikan ke RS Akibat Pukulan Korban

hidup usai perkosaan terhadap 48 korban laki-laki. Reyhard melakukan aksinya dalam rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017 / manchestereveningnews.co.uk / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Bagaimana aksi pelaku perkosaan fenomenal, Reynhard Sinaga (36) bisa terbongkar? Ternyata aksi pelaku terbongkar oleh pemain rugby berusia 18 tahun yang menjadi korbannya, dan secara fisik lebih kuat ketimbang Reynhard.

Bahkan, akibat pukulannya, Reynhard sempat tak sadarkan diri dan mengalami pendarahan otak, sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Menurut korban, pada 2 Juni 2017 Reynhard membujuknya untuk datang ke apartemennya  setelah dia tersesat pada tengah malam dan kehilangan kontak dengan teman-teman yang pergi bersamanya ke sebuah klub malam di Kota Manchester, Inggris.

Kendati korban sudah minum minuman keras pada sore hari, korban baru satu jam di klub malam yang didatanginya pada tengah malam dan ketika itu, dia belum mabuk.   

Saat sedang menunggu kedatangan teman-temannya, entah dari mana Reynhard datang dan mendekat ke arah korban.

Korban akhirnya mengikuti Reynhard karena cuaca dingin dan teman-temannya tak kunjung memberikan kabar. Sesampainya di apartemen Reynhard, korban diberi minuman berwarna merah yang diteguknya. Reynhard kemudian memberikannya minuman cairan bening yang diduga sudah dicampur dengan GHB (Gamma hydroxybutyrate).

Korban lalu langsung tak sadarkan diri sesaat setelah meminum cairan bening yang diberi oleh Reynhard. 

Korban mengaku kaget mendapati dirinya terbangun dengan kondisi tanpa busana dan sedang dilecehkan secara seksual oleh Reynhard. Meskipun dalam kondisi linglung, korban masih mampu mendorong dan melawan Reynhard beberapa kali.

Korban yang seorang pemain Rugby, secara fisik memiliki postur yang lebih kuat dibanding Reynhard. Korban memiliki tinggi badan 182 cm, sedangkan Reynhard sekitar 160 cm. 

Reynhard sempat menggigitnya dan menariknya saat korban hendak melarikan diri. Namun perlawanan berkali-kali yang dilakukan korban, membuat Reynhard tak sadarkan diri dan terluka.

Tanpa membuang waktu, korban mengambil barang-barangnya dan keluar dari apartemen Reynhard.

Naasnya ponsel korban dalam kondisi mati kehabisan daya. Korban pun berinisiatif mencari bantuan.

Untungnya salah satu penghuni apartemen mengizinkannya untuk masuk, mengizinkannya membersihkan diri dan menelepon polisi serta ibunya.

Pemain rugby itu memukul Reynhard cukup parah sehingga dia berinisiatif menelpon saluran gawat darurat 999 agar dikirimkan mobil ambulan.

Korban yang masih bersekolah itu ditahan polisi atas tuduhan menyebabkan kerusakan tubuh yang sangat parah, dimana Reynhard membutuhkan perawatan rumah sakit karena dia diduga mengalami pendarahan otak. 

Sejumlah detektif mulai curiga ketika Reynhard mulai bersikap aneh di rumah sakit. Dia juga menolak memberikan password ponselnya.

Ponsel Iphone 4 warna putih milik Reynhard secara tak sengaja ada di saku celana jeans korban, yang kemungkinan salah dimasukkan Reynhard saat dia panik korbannya tiba-tiba sadar saat sedang dilecehkan. 

“Saya juga tidak tahu bagaimana ponsel itu bisa ada di saku celana saya. Saya tidak memasukkannya, jadi Reynhard pasti yang memasukkannya ke sana,” kata korban. 

Di tengah segala kebingungan ini, isi ponsel Reynhard yang terbongkar memperlihatkan kebenaran yang mengejutkan tentang tumpukan aktivitas Reynhard.

Polisi menemukan dalam ponsel itu rekaman video tiga kali perkosaan dan satu kali upaya perkosaan yang dilakukan Reynhard terhadap pemain rugby itu ketika dia tidak sadar. Ada pula setumpuk file rekaman video Reynhard dengan laki-laki lain. 

www.tempo.co

Baca Juga :  Ramai Warga Jakarta Mengaku Dengar Suara Dentuman Keras, Polisi Lakukan Penelusuran: Suara dari Arah Pancoran