JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Siswa SDIT Nur Hidayah Solo Galang Dana untuk Korban Banjir

Salah satu siswi SDIT Nur Hidayah Surakarta memberikan bantuan untuk korban banjir / Dok Humas SDIT Nur Hidayah Surakarta

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Nasional,  siswa-siswi  kelas 2 SD Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah, Surakarta menggalang bantuan dana untuk korban banjir, Jumat (10/1/2020) pagi.  

Acara tersebut diawali dengan doa pagi, yang dilanjutkan dengan salat Dhuha bersama. Usai merapikan peralatan salat, semua siswa mengubah posisi duduk menghadap panggung sederhana di teras kelas 2.

Di atas panggung itulah, Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum, Ustadzah Muslikah, S.Pd melakukan ceramah pagi, sekaligus menyentuh hati anak-anak untuk ikut berbagi kepada sesama.

“Musibah bencana banjir yang di alami saudara-saudara kita di Jakarta dan sekitarnya dan beberapa daerah lainnya menjadikan hikmah bagi kita semua,” ujarnya di depan para siswa, sebagaimana dikutip dalam rilis Waka Humas, Rahmat Hariyadi, S.Pd ke Joglosemarnews.

Hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa itu, menurut Muslikah, adalah untuk meningkatkan keimanan siswa, menumbuhkan sikap peduli dengan sesama.

Baca Juga :  Rektor Unisri: Penelitian dan Pengabdian Harus Menjadi Budaya Bagi Dosen

“Membantu, menolong saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir juga termasuk pengamalan sila ke berapa teman-teman?” tanya Ustadzah Muslikah.

“Termasuk sila kedua Pancasila, Ustadzah!” teriak Muhammad Alvian Saputro (8) sambil mengangkat tangannya penuh semangat.

Di sela-sela menyampaikan ceramah pagi itulah, Ustadzah Muslikah  juga memerlihatkan foto-foto daerah yang terkena musibah banjir.

Baca Juga :  1.400 Mahasiswa Baru Unisri Ikuti Orientasi Kampus

“Ayo, anak-anak, disiapkan bantuan berupa infak dan sedekah untuk saudara-saudara kita. Hari ini kelas 2, belajar peduli,” ajak Muslikah, yang diamini oleh para siswa.

Sementara itu, Ustadzah Qomariyah, S.S menuturkan, musibah banjir mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

“Semoga dengan kita peduli pada saudara kita dan peduli dengan lingkungan yang bersih, sekolah kita menjadi lingkungan yang sehat tidak terkena banjir,” tutur Ustadzah Qomariyah memotivasi anak-anak.

Dalam aksi penggalangan dana tersebut, berhasil terkumpul bantuan sebesar Rp 2.520.000 yang akan digabungkan bersama infak dari kelas lainnya melalui bendahara sekolah. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan kepada yang membutuhkan melalui JSIT Indonesia. Suhamdani