JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Digelontor Rp 33 Miliar, Pasar Nglangon dan Joko Tingkir Sragen Bakal Berganti Wajah. Dibongkar Total Lalu Dibuat Satu Kompleks Besar

Tim Inafis Polres Sragen saat melakukan identifikasi dan olah TKP di kios Pasar Nglangon, Sragen yang ludes terbakar, Selasa (1/10/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Inafis Polres Sragen saat melakukan identifikasi dan olah TKP di kios Pasar Nglangon, Sragen yang ludes terbakar, Selasa (1/10/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Dua pasar besardi wilayah Sragen kota bagian utara yakni Pasar Nglangon dan Pasar Joko Tingkir dipastikan akan segera berubah wajah di tahun 2020 ini.

Hal itu menyusul program revitalisasi pasar yang akan segera dilaksanakan oleh Pemkab Sragen tahun ini. Untuk merombak 2 pasar itu, Pemkab sudah mengalokasikan anggaran senilai total Rp 33 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Sragen, Tedi Rosanto, Jumat (7/2/2020).

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , tadi mengungkapkan bahwa Dua Pasar yakni pasar Joko Tingkir dan ngelangon sudah positif direvitalisasi tahun 2020 ini.

Anggarannya, dialokasikan dari APBD Kabupaten sebesar Rp 19 Miliar untuk Pasar Nglangon dan Rp 14 Miliar untuk Pasar Joko Tingkir.

Selain dua pasar itu, Pemkab juga memastikan akan merevitalisasi Pasar Tangen dengan anggaran Rp 4,9 miliar dan satu lagi dalam pengajuan yakni pasar Plupuh dari dana DAK sebesar Rp 2,5 miliar.

Baca Juga :  UT Kian Mantab Sebagai Cyber University, Pilihan Tepat Kuliah IT

“Untuk tiga pasar pertama yakni Nglangon, Joko Tingkir dan Tangen sudah fix. Untuk Pasar Nglangon dan Joko Tingkir ini sudah kita naikkan konsultan dan pengawasnya. Target kami, pertengahan April, proyek dua pasar itu sudah bisa kontrak. Sehingga bisa segera dikerjakan dan November 2020 bisa selesai,” paparnya.

Tedi menguraikan dua pasar yakni Joko Tingkir dan Nglangon itu nantinya akan di konsep dirubah menjadi satu Pasar Induk.

Dua pasar lama itu nantinya akan dihapus semua dan kemudian dibagun jadi satu. Lokasi pasar baru Nglangon dibangun di timur jalan memanjang dari selatan lokasi Pasar Joko Tingkir lama sampai ke sebelah bengkel workshop Pemkab.

Berdasarkan site plan yang saat ini sudah ada, wajah baru Pasar Nglangon itu nanti akan dibuat melingkar dengan satu pintu utama di sebelah barat.

Baca Juga :  Tak Sadar Separuh Gamisnya Masuk di Gir Motor, Tubuh Mbah Poni asal Gawan Sragen Langsung Terbanting Jatuh dari Motor Lalu Nyungsep ke Saluran

Menurut rencana ada sekitar 1500 pedagang baik kios dan Los yang disiapkan di Pasar Baru tersebut.

“Nanti dibuka satu pintu dari barat kemudian akan dibuat zonasi- zonasi untuk pedagang. Seperti ada zona bambu, zona ayam, burung dan zona kuliner. Semua pedagang yang ada di pasar Nglangon dan pasar Joko Tingkir nanti akan tertampung dan terakomodir di pasar yang baru. Termasuk Pedagang pedagang yang berada di sepanjang jalur Batuar juga akan kita masukkan,” terangnya.

Sembari mempersiapkan dan menunggu proses lelang, Tedi menyampaikan saat ini tim juga sudah mempersiapkan sosialisasi kepada para pedagang di dua pasar tersebut.

Ia sangat berharap agar para pedagang bisa menyambut baik sehingga proses relokasi nantinya bisa berjalan dengan lancar dan aman dari pasar lama ke pasar Nglangon yang baru. Wardoyo