JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Habis Menyantap Kenduri Atau Tumpeng Ratusan Warga Wangon Banyumas Diduga Alami Keracunan, Ini Jenis Makannnya

Suasana ruangan di Puskesmas 1 Wangon yang dipenuhi pasien yang diduga keracunan makanan pada Minggu (9/2/2020). TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati

BANYUMAS, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sehari setelah memakan hidangan selamatan ratusan warga Desa Pengadegan Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, diduga mengalami keracunan makanan, pada Sabtu (8/2/2020).

Salah seorang warga yang juga merupakan korban, Sinah menuturkan, pada Jumat (7/2/2020) ada tetangganya di RT 4 RW 5 mengadakan acara selamatan kehamilan tujuh bulanan.

Kemudian warga diundang untuk ikut makan kenduri atau tumpengan berisi nasi, sayur kluban dan makanan lainnya.

Namun pada Sabtu (8/2/2020) siang, warga yang menyantap makanan tersebut mengeluh pusing- pusing. Sebagian dari mereka memeriksakan diri ke Bidan desa, sebagian lagi ke Puskesmas 1 Wangon.

Baca Juga :  Gubug Serut, Wisata Alam Alternatif di Semarang

“Rasanya ya mual- mual, kemudian diare, pusing setelah makan kluban atau urab daun singkong,” ujar Sinah kepada TribunBanyumas.com, Minggu (9/2/2020).

Bupati Banyumas Achmad Husain membebenarkan kejadian karena bupati telah menerima laporan tersebut.

“Berdasarkan update terbaru, hari ini Minggu penderita rawat jalan ada 160 orang dengan rincian dilayani di polindes ada 90, klinik swasta 14 dan di puskesmas Wangon 56.

Sementara itu yang rawat inap ada 36 orang dengan rincian yang dirawat di puskesmas Wangon 18 dan 8 orang di puskesmas Jatilawang,” ungkap Bupati.

Bupati menambahkan jika pasien yang dirujuk ke RS Ajibarang ada 6 orang dan RS An-Nikmah ada 4 orang.

Baca Juga :  Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI, Ganjar Tegaskan Limbah Perusahaan Jadi Pemicu Pencemaran Sungai

“Total ada 196 orang,” tandas bupati, Minggu (9/2/2020).

Bupati mengatakan jika begitu ada laporan ada dugaan keracunan, perawat di Puskesmas Wangon 1 langsung datang ke desa. Kemudian menurunkan ambulans untuk membawa para korban ke Puskesmas.

Bupati juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menangani kejadian ini dan merawat mereka yang sakit. Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto sejak sabtu sore, sudah berada di Puskesmas 1 Wangon.

Dinas Kesehatan Banyumas, saat ini masih meneliti penyebab pasti dugaan keracunan ini.

www.tribunnews.com