JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ini Daftar 8 Pasangan Cabup-Cawabup PDIP di Jateng Yang Diundang ke DPP Terima Rekomendasi. Sragen Yuni-Suroto, Klaten Sri-Aris, Wonogiri Joko-Sriyono

Megawati Soekarnoputri / tempo.co
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Megawati Soekarnoputri / tempo.co

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak delapan pasangan bakal calon bupati-wakil bupati di delapan daerah di Jateng hampir pasti bakal menggenggam tiket rekomendasi PDIP untuk maju Pilkada serentak 2020.

DPD PDIP Jawa Tengah merilis delapan pasang bakal calon di delapan kabupaten itu bakal diundang ke DPP, Rabu (19/2/2020).

Delapan pasangan bakal calon tersebut yaitu dari Hendrar Prihadi-Hevearita G Rahayu (Kota Semarang), Joko Sutopo-Sriyono (Kabupaten Wonogiri), Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto (Kabupaten Sragen), Agus Sukoco-Eko Priyono (Kabupaten Pemalang).

Kemudian Sri Sumarni-Bambang Pujiyanto (Kabupaten Grobogan), Sri Mulyani-Aris Prabowo (Kabupaten Klaten), Mohammad Said Hidayat-Wahyu Irawan (Kabupaten Boyolali), dan Esti’anah-Joko Sutanto (Kabupaten Demak).

“Mereka akan diundang ke Jakarta pada Rabu (19/2/2020). Mereka yang akan mendapatkan rekomendasi,” kata Sekretaris DPD PDIP Jateng,Bambang Kusriyanto, Senin (17/2/2020).

Bambang menguraikan rekomendasi pasangan calon pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang diusung PDI Perjuangan akan diumumkan secara bertahap.

Ada sekitar 45 rekomendasi pada pengumuman tahap pertama yang dilakukan pekan ini.

Baca Juga :  Astagfirullah, Begini Penampakan Mobil Ketua DPC Gerindra dan Wakil Ketua DPRD Pekalongan Yang Tewas Kecelakaan Maut di Tol Sragen

Delapan di antaranya merupakan rekomendasi untuk daerah-daerah di Jawa Tengah. Ada 21 daerah di provinsi ini akan gelar Pilkada Serentak 2020.

Rekomendasi yang dikeluarkan perpasang sekaligus, tidak wali kota atau bupati terlebih dahulu. Namun, langsung dengan dipasangkan dengan wakilnya.

Ketika ditanya apakah 8 pasangan yang mendapatkan rekomendasi itu merupakan pasangan yang beberapa waktu yang lalu diundang DPP?
Bambang yang akrab disapa Bambang Krebo itu mengatakan belum tentu.

Namun ia memastikan yang bakal diundang besok hampir pasti peluangnya lebih besar.

“Belum tentu. Tapi pasti yang tidak diundang (tes dengan DPP) peluangnya lebih kecil. Petahana jelas peluangnya besar, berbeda dengan yang baru-baru,” urainya.

Seperti diketahui, sejumlah bakal calon dari 8 daerah diundang ke DPP. Mereka berasal dari Kota Semarang, Grobogan, Boyolali, Wonogiri, Sragen, Pemalang, Klaten, dan Demak.

Krebo menuturkan, tidak semua bakal calon yang mendaftar penjaringan diundang DPP. Yang diundang merupakan hasil dari penyaringan DPP.Lalu, didukung dari data survei dan indikator lain.

Baca Juga :  Cegah Pencegahan Penyebaran Virus Corona, Grab Luncurkan Layanan Digital

“Di DPP mereka dimintai komitmen, termasuk komitmen menjaga Pancasila, memimpin pemerintahan dengan Trisakti Bung Karno,” ujar Ketua DPRD Jateng tersebut.

Krebo menambahkan, PDIP bakal mengumumkan rekomendasi bakal calon kepala daerah yang akan diusung secara bertahap.

Pada 23 Maret 2020 ditargetkan semua rekomendasi sudah dikeluarkan.

Ia memastikan rekomendasi kandidatpilkada yang diusung PDIP akan selesai pada enam bulan sebelum pemungutan suara pilkada.

“Pekan ini ada 8. Pekan depan ada lagi, kami memasukan 8 atau 6 daerah, termasuk Kabupaten Semarang dan Pekalongan,” katanya.

Pihaknya menargetkan kemenangan 70 persen atau di 15 daerah di Jawa Tengah.

Namun, kondisi itu bisa saja berubah tergantung peta politik.

Sekretaris DPD PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto mengatakan delapan pasangan tersebut dipanggil DPP PDIP, Minggu (16/2). Jika hari Rabu (19/2) lusa dipanggil DPP lagi, maka bisa dipastikan mereka mengantongi rekomendasi untuk maju Pilkada 2020.

“Yang diundang kemarin delapan pasang. Terakhir hari Rabu mereka diundang, memastikan. Kemarin cuma wawancara dulu, tidak semua yang daftar diundang,” pungkasnya.

www.tribunnews.com