JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Ini Lho Penyebab Harga Cabai Naik Gila-gilaan. Di Sukoharjo Bahkan Capai Rp 80 Ribu Perkilo

Petani memanen cabai di Kecamatan Selogiri.JSNews/Aris Arianto

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fenomena meroketnya harga cabai juga terjadi di Sukoharjo. Di tangan konsumen harga cabai saat ini mencapai harga Rp 80.000 perkilo.

Menindaklanjuti fakta itu Polres Sukoharjo lantas berkoordinasi dengan dinas perdagangan setempat. Koordinasi tersebut untuk mengetahui permasalahan yang terjadi dan mengakibatkan harga cabai melambung tinggi.

Sebab harga cabai sebelumnya relatif stabil bahkan sangat murah saat menjelang dan sesudah perayaan Natal dan Tahun Baru kemarin. Namun kenaikan mulai terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

Baca Juga :  Terus Naik Lur, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Mencapai 620, Pasien Meninggal Sudah 31 Orang

Dikutip dari laman resmi Polda Jateng, Minggu (9/2/2020), Kasat Intelkam Polres Sukoharjo AKP Sukimin mengatakan, melambungnya harga cabai karena faktor terbatasnya pasokan dari petani. Pasokan cabai dari petani terbatas lebih disebabkan karena faktor cuaca hujan.

“Di beberapa daerah penyuplai cabai terjadi banjir atau tanaman rusak akibat sering hujan dan angin kencang,” jelas dia.

Baca Juga :  Bikin Deg-degan, Hasil Pengundian Akhirnya Paslon EA Memperoleh Nomor Urut 1 Sedangkan Joswi Dapatkan Nomor Urut 2, Resmi Terpasang di APK 26 September Mulai Kampanye

Untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Dinas sudah meminta tambahan pasokan cabai dari daerah lain. Sebelumnya cabai dipasok dari berbagai daerah seperti Kabupaten Boyolali, Karanganyar, Wonosobo dan lainnya.

Sementara pasokan cabai dari petani lokal Sukoharjo sangat terbatas sehingga membuat berusaha mencari tambahan pasokan dari luar daerah.

“Harapannya pasokan tambahan bisa menekan harga cabai di Sukoharjo dalam beberapa hari ke depan,” pinta dia. Aria/Humas Polres Sukoharjo