JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Brutal di Palang Alun-Alun Sragen, Mobil Panther Mendadak Terbang Nyasak 2 Motor dan Polisi Yang Sedang Tugas. Mobil Ringsek Nangkring di Pagar Pegadaian

Ilustrasi detik-detik mobil Panther ngeblong dan nyadak dua motor di perlintasan Alun-alun Sragen yang terekam kamera CCTV, Rabu (5/2/2020). Foto/Wardoyo
Detik-detik mobil Panther ngeblong dan nyadak dua motor di perlintasan Alun-alun Sragen yang terekam kamera CCTV, Rabu (5/2/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebuah kecelakaan dramatis terjadi di perlintasan kereta api selatan Alun-Alun Sragen, Rabu (5/2/2020) pagi. Sebuah mobil Isuzu Panther mendadak ngeblong dan menggasak pemotor lalu menabrak barrier atau pembatas jalan.

Setelah itu, mobil langsung menabrak pemotor lain dan seorang anggota polisi yang sedang bertugas. Mobil baru berhenti setelah ringsek terperosok nangkring di atas pagar belakang Kantor Pegadaian Sragen.

Beruntung tidak ada korban meninggal dalam insiden itu. Namun dua orang mengalami luka parah dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Insiden kecelakaan itu terjadi pukul 06.45 WIB. Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kecelakaan terjadi tepatnya di persimpangan kereta api jalan Veteran, Sragen.

Mobil Isuzu Panther warna abu-abu itu diketahui bernopol B-8855-TQ. Mobil dikemudikan oleh Sudar (49), warga Ngledok, Kelurahan Sragen Tengah, Kecamatan Sragen Kota.

Satu korban pemotor yang ditabrak bernama Joko Haryadi (49), warga Margoasri RT 32/9, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Dia mengendarai Suzuki Spin AD 6648 US namun berhasil selamat tanpa mengalami luka.

Baca Juga :  Ustadz Muda Habib MA Berpulang, Bupati Sragen Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Almarhum yang Tak Mungkin Terlupakan. Sebut Almarhum Sosok Luar Biasa!

Pengendara kedua yang digasak adalah Rani Irawati (41) yang mengendarai Honda Vario AD 2907 ASE. Korban diketahui berasal dari Jetak Kidul, 2/5, Jetak, Sidoharjo, Sragen.

Korban mengalami luka kaki kanan patah, jari tangan kiri lecet sadar dan diopname di RS Mardi Lestari Sragen.

Satu petugas polisi yang menjadi korban diketahui bernama Brigadir Andika Ponco (34) anggota Sabhara warga Dalangan RT 22, Kliwonan, Masaran, Sragen.

Dia mengalami luka pada kaki kanan sobek dan diopnamr di RS Mardi Lestari Sragen.

Menurut sejumlah saksi mata, mobil awalnya melaju dari arah selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil mendadak hilang kendali usai melintasi rel kereta api.

Mobil kemudian dengan ganas menggasak pemotor yang ada di depannya. Diduga saking paniknya, mobil malah makin brutal sempat menggasak pembatas jalan hingga masuk jalur berlawanan.

Tak cukup sampai di situ, mobil lalu menabrak seorang pengendara motor lagi. Mobil terus melaju makin liar hingga menabrak seorang polisi di depannya.

Mobil baru berhenti usai menabrak pagar kantor Pegadaian Sragen. Posisi mobil terakhir berada di atas pagar, sementara sebuah sepeda motor ringsek tertimpa di bawah mobil tersebut.

Baca Juga :  Pecah Rekor Baru Covid-19 Sragen, Hari Ini 47 Warga Positif Berhasil Sembuh dan Dipulangkan. Total Sudah 349 Pasien Covid-19 Sembuh, 62 Meninggal Dunia

Kecelakaan itu langsung viral usai video rekamannya beredar di media sosial. Warga langsung heboh dan mereka yang di sekitar lokasi langsung berkerumun memberikan pertolongan.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasatlantas Polres Sragen, AKP Sugiyanto, mengungkapkan dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan ini dipicu kesalahan pengemudi Panther.

Pengemudi yang diketahui baru ajaran itu diduga panik hingga gagal mengendalikan kendaraannya.

“Dari keterangan pengemudi, dia memang baru belajar menyetir. Saat melintas rel dia langsung panik. Mau injak rem keliru injak gas. Akhirnya mobil melaju tidak terkendali,” papar Kasatlantas Sugiyanto, Rabu (5/2/2020).

Anggota polisi yang ditabrak, lanjut Sugiyanto, sedang melaksanakan tugas pengamanan lalu lintas, yang rutin dilakukan oleh Polres Sragen di titik-titik rawan macet.

“Kasus ini masih kami dalami. Saat ini pengemudi mobil sedang kami mintai keterangan di kantor,” jelas AKP Sugiyanto. Wardoyo