JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ngaku Bujang, Pemuda Asal Purbalingga Renggut Keperawanan ABG Kenalan Barunya dan Menyetubuhinya Berkali-Kali

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Purbalingga berhasil mengamankan EAN (25) warga Desa Klapasawit Kecamatan Kalimanah, Kabupaten PurbaIingga.

Ia diamankan polisi karena melakukan persetubuhan terhadap perempuan dibawah umur berinisial ES (17) warga Kecamatan Mrebet.

Dengan dalih masih bujang dan siap menikahi, pelaku sukses merenggut keperawanan korban dan bahkan menyetubuhinya berulangkali.

Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maulla, dalam konferensi pers, Rabu (19/2/2020) mengatakan tersangka melakukan persetubuhan terhadap korban pada Bulan Desember 2019.

Aksinya dilakukan di kontrakan tersangka di Kelurahan Karangsentul, Kecamatan Padamara, PurbaIingga.

“Modus operandi yang dilakukan yaitu tersangka mengajak korban ke tempat kosnya. Kemudian dengan bujuk rayu mengajak korban bersetubuh. Tersangka mengatakan akan bertanggung jawab apabila korbannya hamil,” kata Kapolres dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Brebes Kerahkan Ratusan Personel. Kapolres Imbau Tak Ada Konvoi atau Arak-Arakan!

Kapolres menambahkan, pengungkapan kasus persetubuhan ini bermula saat adanya laporan dari orang tua korban. Berdasarkan laporan tersebut kemudian tersangka kita amankan di rumahnya pada Rabu (12/2/2020) kemarin.

“Dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti diantaranya pakaian yang dipakai korban dan tersangka saat kejadian. Selain itu, sepeda motor yang digunakan tersangka membawa korban turut diamankan,” katanya.

Menurut keterangan tersangka, ia kenal dengan korban pada bulan Oktober 2019. Setelah saling kenal kemudian tersangka beberapa kali mengajak pergi dan melakukan persetubuhan.

Baca Juga :  Legislator Pati Minta Razia Penegakkan Aturan Jam Malam Tak Tebang Pilih

Saat itu tersangka mengaku masih bujangan walaupun dirinya sudah menikah dan memiliki satu orang anak.

Dari keterangan tersangka total ia telah melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak tiga kali.

Dua kali dilakukan di Baturraden dan satu kali di kos tersangka dilayah Kelurahan Karangsentul.

“Tersangka dikenakan pasal 81 ayat (2) jo Pasal 76D UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun,” pungkas Kapolres. JSnews