JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pimpinan KPK Perintahkan Jubir untuk Redam Berita Negatif Terkait KPK

Ketua KPK, Firli Bahuri didampingi juru bicara KPK, Ali Fikri (kanan) memberikan keterangan kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/1/2020) / tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Berita-berita terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini sempat membuat gerah juga bagi Pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

Karena itulah, Pimpinan Komisi KPK era Firli Bahuri memberikan sejumlah tugas kepada juru bicara komisi antirasuah, salah satunya untuk meredam berita negatif tentang KPK.

Hal itu tertuang dalam Arah Kebijakan Umum KPK 2020. Salah satu arahan ditujukan kepada Biro Humas dan juru bicara.

Kepada biro humas dan jubir KPK, pimpinan menginstruksikan agar dilakukan penyampaian informasi KPK yang bersifat positif, meredam informasi negatif, melakukan konter opini negatif, terhadap KPK melalui juru bicara.

“Penyampaian informasi KPK yang bersifat positif, meredam informasi negatif, melakukan konter opini negatif terhadap KPK, melalui juru bicara KPK,” seperti dikutip dari dokumen berbentuk pdf tersebut, Kamis (20/2/2020).

Instruksi ini diberikan dalam rangka peningkatan reputasi organisasi.

Keberadaan juru bicara KPK diatur dalam Peraturan KPK Nomor 3 Tahun 2018. Dalam beleid itu disebutkan bahwa juru bicara dan tim juru bicara ialah pembantu pimpinan dan unsur pelaksana tugas pendukung pimpinan.

Aturan KPK itu menggantikan aturan sebelumnya yakni Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2015.

Pelaksana Tugas Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan arahan kepada jubir itu adalah hal yang wajar. Ia mengatakan fungsi bagian Humas memang untuk meningkatkan informasi yang bersifat positif terkait lembaganya.

“Di lembaga manapun juga demikian,” kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

www.tempo.co

Baca Juga :  Tim Pemburu Koruptor Dibangkitkan Lagi untuk Buru Joko Tjandra