JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tjahjo Kumolo Usulkan Uang Pensiun PNS Rp 1 Miliar, Ini Alasannya

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/ 2019) / tempo.co
JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Usulan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo untuk memberi uang pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar Rp 1 miliar mestinya cukup menggembirakan. Apa sebenarnya yang melatari sampai Menpan RB mengusulkan hal itu? Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah memang memiliki program untuk meningkatkan uang pensiun bagi para pegawai negara dan personel TNI-Polri. Menurutnya, peningkatan uang pensiun bagi ASN atau PNS ini masuk dalam bagian reformasi birokrasi. Pemerintah, kata dia, tidak sekadar menyasar pada pemangkasan eselon.
Baca Juga :  Bertandang ke Arab Saudi, Menag Yaqut Pastikan Jemaah Haji yang Akan Berangkat 4 Juni 2022
“Saya juga sudah meminta kalau begitu Aparatur Sipil Negara pensiun, itu kalau bisa minimal dapat Rp 1 miliar,” katanya di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020. Namun, kata Tjahjo, hal itu juga untuk mengidentifikasi struktur jabatan yang ada dan memilah mana yang bisa masuk ke jabatan fungsional dan mana yang tidak, sampai pada tunjangan kerja, pada peningkatan gaji, dan sisem pemberian pensiun.
Baca Juga :  Densus 88 Ciduk Terduga Pendukung MIT Poso dan ISIS, 24 Orang Ditetapkan Tersangka Terorisme
Ia menyebut telah bicara dengan detail terkait ini dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Tjahjo pun berkelakar agar asuransi pensiun milik TNI dan Polri dipindahkan dari PT Asabri (Persero) ke PT Taspen (Persero). Hal ini tak lepas dari kasus korupsi yang melanda Asabri. “Kalau boleh Asabri pindah aja ke Taspen. Hampir 60 persen warga TNI dan Polri uangnya meluap gak tau ke mana di situ,” katanya.

www.tempo.co