JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

1 Balita di Yogyakarta Positif Corona, Awalnya Batuk, Pilek, Demam, dan Sedikit Sesak Napas Sepulang dari Depok, Jabar

Gubernur DIY Sultan HB X saat memberi pernyataan terkait Corona di Kantor Kepatihan DIY. (Tempo/Pribadi Wicaksono)
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan ada seorang pasien balita berumur 3,8 tahun positif Corona. Saat ini pasien diisolasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta.

“Ya betul ada satu pasien positif Corona di Yogya, masih anak-anak,” ujar Sultan usai mengumpulkan sejumlah pejabat termasuk pihak RSUP Sardjito di Kantor Kepatihan Yogyakarta Minggu 15 Maret 2020.

Sultan mengatakan selain balita itu yang positif, ada beberapa orang lain yang minta diperiksa kondisinya apakah terpapar atau tidak. “Untuk kasus yang lain, yang minta diperiksa belum ada pernyataan resmi positif atau tidak,” ujarnya.

Baca Juga :  Terdampak Pandemi Covid-19, Pengusaha Rental Mobil di Jogja Bikin Angkringan Berjalan yang Ajak Konsumen Makan sambil Keliling Kota Gudeg

Pihak RSUP Sardjito membenarkan balita itu sudah diisolasi sejak Senin. 9 Maret 2020 karena batuk, pilek, demam, dan sedikit sesak napas sepulang dari Depok, Jawa Barat.

“Sekarang kondisi balita itu membaik, sudah tidak panas, demam, tinggal sedikit batuk dan masih diisolasi,” ujar Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Banu Hermawan di Komplek Kepatihan.

Baca Juga :  Perpanjangan Status Tanggap Darurat Covid-19, Sri Sultan Undang Semua Kepala Daerah

Banu mengatakan balita itu dinyatakan positif terpapar virus Corona pada Jumat, 13 Maret 2020 setelah masuk rumah sakit pada Senin, 9 Maret 2020.

Banu menyatakan tak hanya balita itu yang diisolasi. Namun, juga kedua orang tuanya. Mereka diisolasi dalam satu ruang yang sama. “Status kedua orang tua balita itu PDP (pasien dalam pengawasan),” ujar Banu.

www.tempo.co