loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap mengapa pemerintah tak memilih opsi lockdown dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19. Dalam hal ini presiden Jokowi menyinggung soal kedisiplinan masyarakat.

Presiden Jokowi menyatakan langkah yang paling pas dilakukan Indonesia adalah physical distancing atau menjaga jarak aman. Dia pun optimis Indonesia bisa mencegah penyebaran Covid-19 jika menjaga jarak aman itu betul-betul dilakukan. “Tetapi membutuhkan sebuah kedisiplinan yang kuat, membutuhkan ketegasan yang kuat,” kata Jokowi.

Baca Juga :  Rugikan Negara Rp 16,8 T, Eks Petinggi Jiwasraya Didakwa Dapat Tiket Konser, Duit dan Mobil

Jokowi pun mengaku membaca berita adanya orang yang diisolasi akibat Covid-19 tetapi masih berkeliaran. Dia mengingatkan bahwa kedisiplinan untuk isolasi itu sangat penting.

“Saya baca berita, ada yang sudah diisolasi masih membantu tetangganya yang mau hajatan. Ada yang sudah diisolasi masih keliling belanja di pasar,” kata mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi mengatakan setiap negara memiliki karakter, budaya, dan kedisiplinan berbeda-beda. Maka dari itulah pemerintah Indonesia tak memilih langkah lockdown.

Baca Juga :  Modal Tampang, Playboy Kediri Gaet Puluhan Korban, Ada yang Sampai Hamil

Jokowi pun mengaku sudah mempelajari setiap opsi yang ada dan praktik yang dilakukan banyak negara. Ia pun memamerkan kertas dokumen yang disebutnya berisi analisis kebijakan setiap negara.

“Itu sudah saya pelajari, saya memiliki analisa-analisa seperti ini dari semua negara. Kebijakan mereka apa, yang mereka lakukan apa, dampaknya seperti apa,” kata Jokowi.

www.tempo.co