JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jokowi: Ada yang Sudah Diisolasi Malah Rewang Hajatan Tetangga

Ilustrasi virus corona. pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap mengapa pemerintah tak memilih opsi lockdown dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19. Dalam hal ini presiden Jokowi menyinggung soal kedisiplinan masyarakat.

Presiden Jokowi menyatakan langkah yang paling pas dilakukan Indonesia adalah physical distancing atau menjaga jarak aman. Dia pun optimis Indonesia bisa mencegah penyebaran Covid-19 jika menjaga jarak aman itu betul-betul dilakukan. “Tetapi membutuhkan sebuah kedisiplinan yang kuat, membutuhkan ketegasan yang kuat,” kata Jokowi.

Baca Juga :  Lihat, Penampakan 2 Kantor Kecamatan di Sragen Ini Mendadak Berubah Sepi Bak Kuburan Usai Sekcam dan Pegawainya Tumbang Terpapar Covid-19!

Jokowi pun mengaku membaca berita adanya orang yang diisolasi akibat Covid-19 tetapi masih berkeliaran. Dia mengingatkan bahwa kedisiplinan untuk isolasi itu sangat penting.

“Saya baca berita, ada yang sudah diisolasi masih membantu tetangganya yang mau hajatan. Ada yang sudah diisolasi masih keliling belanja di pasar,” kata mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi mengatakan setiap negara memiliki karakter, budaya, dan kedisiplinan berbeda-beda. Maka dari itulah pemerintah Indonesia tak memilih langkah lockdown.

Baca Juga :  Rizieq Shihab Tak Penuhi Surat Pemanggilan Pertama, Polisi Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Pemimpin FPI pada Senin 7 Desember

Jokowi pun mengaku sudah mempelajari setiap opsi yang ada dan praktik yang dilakukan banyak negara. Ia pun memamerkan kertas dokumen yang disebutnya berisi analisis kebijakan setiap negara.

“Itu sudah saya pelajari, saya memiliki analisa-analisa seperti ini dari semua negara. Kebijakan mereka apa, yang mereka lakukan apa, dampaknya seperti apa,” kata Jokowi.

www.tempo.co