JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Pasien Positif Corona di DIY Jadi 4 Orang

Ilustrasi virus corona. pixabay
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Total pasien positif Corona atau Covid-19 menjadi 4 orang per Kamis (19/3/2020). Dua pasien positif Covid-19 di DIY semuanya adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih.

“Kami sudah melakukan konfirmasi kepada pusat, tambahan kasus positif DIY per 19 Maret ada 2 orang. Apabila dijumlahkan secara komulatif dengan yang sudah ada, maka di DIY ada 4 kasus positif,” urainya.

Keduanya tersebar di dua rumah sakit rujukan di DIY.

Pasien laki-laki berusia 60 tahun berada di RS Jogja sementara pasien laki-laki berusia 50 tahun di RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Baca Juga :  Eks Pegawai Telkom Nyolong Kabel Telkom, Dikukut Polisi

Berty mengatakan bahwa dua pasien tersebut adalah bagian dari 37 orang yang tercatat sebagai Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang tersebar di empat rumah sakit rujukan di DIY.

Sebelumnya, pasien pertama yang teridentifikasi positif Covid-19 di DIY adalah balita berusia 3 tahun berjenis kelamin laki-laki.

Balita tersebut menunjukkan gejala Covid-19 seusai melakukan perjalanan ke Depok Jawa Barat dan nenghabiskan waktu di sana pada 27 Februari sampai 3 Maret 2020.

Selanjutnya karena mengalami batuk, pilek, dan sesak nafas, pasien dirujuk ke RSUP Dr Sardjito pada 11 Maret 2020.

Baca Juga :  Diisolasi 22 Hari, Kuli Panggul Positif Covid-19 Berusia 59 Tahun Asal Tanon Sragen Kembali Berhasil Sembuh. Tinggal 9 Pasien Positif Yang Masih Dirawat, Satu Meninggal Dunia

Pada 15 Maret 2020, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, atas nama Pemda DIY mengumumkan satu pasien positif Covid-19 yakni balita berusia 3 tahun tersebut.

Kasus positif Covid-19 kedua di DIY, diumumkan pada Rabu (19/3) yakni laki-laki berusia 58 tahun yang merupakan salah satu guru besar UGM.

Belum diketahui riwayat perjalanan yang bersangkutan, namun tim telah melakukan tracing untuk bisa menentukan langkah selanjutnya yang harus diambil.

www.tribunnews.com