JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Perangi Corona, Semua Fasum Fasos di Sragen Pagi Ini Disterilisasi dengan Desinfektan Secara Serentak. Warga Punya Hajatan Diminta Ditunda Dulu!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat melakukan penyemprotan desonfektan di kursi Alun-Alun Sragen, Sabtu (21/3/2020). Foto/Wardoyo

IMG 20200321 WA0016
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat melakukan penyemprotan desonfektan di kursi Alun-Alun Sragen, Sabtu (21/3/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan ke semua kantor-kantor, sekolah dan fasilitas umum di wilayah tersebut.

Gerakan penyemprotan desinfektan secara serentak itu digelar Sabtu (21/3/2020) pagi ini dengan melibatkan semua elemen.

Kegiatan itu digencarkan sebagai upaya untuk menekan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di wilayah Bumi Sukowati.

“Pagi ini kita melaksanakan penyemprotan disinfektan di seluruh fasum dan fasos yang ada di Kabupaten Sragen. Mengingat keterbatasan material (disinfektan) yang kita miliki, hari ini yang kita utamakan adalah sekolah-sekolah terdekat, tempat ibadah dan juga fasilitas umum,” papar Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di sela penyemprotan di area alun-alun Sasana Langen Putro Sragen, Sabtu (21/3/2020).

Selain di Alun-Alun, penyemprotan dilanjutkan ke sekolah, tempat ibadah dan instansi yang ada di wilayah Sragen Kota.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Depan BRI Masaran Sragen, Pemotor Muda Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Gandeng. Korban Bernama Yoga Naik Honda CB

Bersamaan itu, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di semua kecamatan juga dikerahkan untuk melakukan penyemprotan disifektan di kantor dan wilayah kecamatan masing-masing.

Bupati menguraikan penyemprotan ini merupakan salah satu ikhtiar pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Meski begitu, Pemkab Sragen belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) terkait pandemi Corona lantaran hingga kini memang belum ditemukan kasus positif corona di Sragen.

“Sampai hari ini status di Kabupaten Sragen masih dalam keadaan kewaspadaan dan kedaruratan dan belum ada ditemukan pasien positif Covid-19 di Sragen. Kita berdoa semoga tidak ada warga Sragen yang tertular,” ujar Yuni.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto mengatakan untuk penyemprotan di wilayah kota, disediakan 3.000 liter desinfektan pagi ini. Diperkirakan ada 40 titik sekolah, kantor, tempat ibadah dan lainnya yang disemprot pagi ini di wilayah kota.

Baca Juga :  Buruan, Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Sragen Masih Diperpanjang. Dilayani Tiap Hari Sampai Sabtu, Pembayar Sudah Ada Peningkatan 15 %

“Satu sekolah butuh 75 tabung. Kita sediakan 3000 liter jadi kurang lebih 40an titik yang kita semprot pagi ini. Personelnya dari relawan, dari TNI Polri 75 orang dan dari para petugas Distan serta BPBD,” terangnya.

Terkait potensi penyebaran virus corona di lokasi perkumpulan, Pemkab mengimbau warga yang punya hajatan untuk kalau bisa ditunda dulu.

“Kalau nggak bisa ditunda, nyuwung tulung social distancing-nya dipersiapkan. Ya alat termometernya, ya jarak antar tamu diatur dan disiapkan hand sanitizernya juga. Semua itu untuk mengantisipasi,” tandasnya. Wardoyo