JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Situasi Sragen Sempat Mencekam Malam Ini, Sejumlah Titik Dijaga Ketat Ratusan Aparat Polisi. Diduga Amankan Ribuan Pendekar PSHT Yang Konvoi dan Berkumpul di Kota

Puluhan aparat kepolisian bersiaga di wilayah Bantar Karangmalang Sragen untuk menghalau konvoi pendekar PSHT Jumat (27/3/2020) malam. Foto/Istimewa

loading...
Puluhan aparat kepolisian bersiaga di wilayah Bantar Karangmalang Sragen untuk menghalau konvoi pendekar PSHT Jumat (27/3/2020) malam. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Situasi Sragen dikabarkan sempat mencekam di sejumlah titik, Jumat (27/3/2020) malam hingga Sabtu (28/3/2020) dinihari.

Sejumlah titik pintu masuk dari jalan kecamatan menuju arah Sragen Kota dijaga ketat ratusan aparat kepolisian.

Diduga kuat, mereka bersiaga untuk mengamankan ribuan pendekar perguruan silat PSHT yang dikabarkan berkumpul di Sragen malam ini.

Pantauan di lapangan, aparat kepolisian mulai bersiaga sejak pukul 21.00 WIB. Mereka disebar untuk melakukan blokade di sejumlah jalur kecamatan yang akan menuju ke Sragen Kota.

Di antaranya dari arah barat, aparat bersiaga di perempatan Tanon dan Gawan. Kemudian di pertigaan Mondokan, sekitar Polsek Mondokan, pertigaan Desa Dawung Mondokan.

Dari arah timur, aparat juga terlihat bersiaga di perempatan Pilangsari. Puluhan aparat juga terlihat bersiaga di pintu masuk Sragen dari perbatasan Grompol Masaran.

Di perbatasan masuk ke Sragen dari arah Solo, aparat dilaporkan sempat menghalau rombongan PSHT dari arah selatan yang hendak masuk ke Sragen.

Baca Juga :  Akun Whatsapp Dibajak, Sejumlah Kades di Sragen Resah dan Lapor Polisi. Dicatut Untuk Minta Uang Rp 2 hingga Rp 3 Juta

“Tadi memang banyak polisi di perbatasan Sragen-Karanganyar. Kemudian menghalau rombongan dari Solo,” ujar Adi, salah satu warga sekitar kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (27/3/2020) malam.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , meski dijaga ketat aparat di sejumlah titik, rombongan yang diduga pendekar dari PSHT berbagai daerah di Sragen tetap berhasil masuk ke wilayah kota.

Sekitar pukul 21.00 WIB, ribuan massa dengan atribut perguruan itu kemudian berkumpul melakukan show of force di jalur ring road Utara Sragen di sekitar Hotel Palma ke timur arah Nglangon.

Situasi sempat mencekam ketika aparat dari Polres dan Brimob kemudian berusaha membubarkan kerumunan massa itu. Beruntung tidak terjadi aksi anarkis dan massa berhasil dibubarkan mendekati tengah malam.

Baca Juga :  Wah, Rp 40,3 Miliar Digelontorkan Untuk Lebaran PNS Sragen. Perangkat Desa Juga Diguyur Gaji 13

“Sudah kondusif. Tadi mereka berkumpulnya di ring road utara dan akhirnya dibubarkan mendekati tengah malam. Nggak ada aksi apa-apa, mereka hanya berkumpul saja lalu kita bubarkan,” ujar salah satu aparat Polres Sragen yang ditemui di lokasi ring road.

Meski berhasil dihalau di kota, gelombang massa itu kemudian bergerak ke arah Karangmalang. Mereka sempat dihalau oleh aparat Brimob dengan water canon di wilayah Bantar, Pelemgadung, Karangmalang.

Aparat bahkan membubarkan paksa dan menindak beberapa yang bermotor tidak aturan. Situasi sempat sedikit menegangkan meski kemudian berhasil dinetralisir oleh aparat.

“Massa dihalau pakai water canon di Bantar. Lalu bergerak ke arah Kedawung dan dibubarkan oleh aparat. Jumlahnya massa ribuan tadi di ring road dan kemudian sebagian bergerak konvoi sebelum berhasil dibubarkan polisi,” ujar Joko, warga Karangmalang. Tim JSnews