JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bernama Edo Rian Romadhan, Pemuda Yang Bunuh Diri Masuk Sumur di Bonagung Tanon Sragen Berhasil Diangkat Tapi Dalam Kondisi Tewas. Sempat Dikejar Orangtuanya Tapi Duluan Loncat ke Sumur

Tim gabungan dari BPBD, PMI dan PSC saat mengangkat jenazah pemuda asal Gabugan Tanon yang nekat bunuh diri masuk sumur tua di Desa Bonagung Tanon, tadi malam. Foto/Wardoyo

loading...
Tim gabungan dari BPBD, PMI dan PSC saat mengangkat jenazah pemuda asal Gabugan Tanon yang nekat bunuh diri masuk sumur tua di Desa Bonagung Tanon, tadi malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Identitas pemuda berusia 25 tahun asal Gabugan, Tanon yang mendadak lari dan kemudian bunuh diri dengan menceburkan diri ke dalam sumur tua di Desa Bonagung, Tanon, akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Edo Rian Romadhan (25) asal Dukuh Demangan RT 18, Desa Gabugan, Tanon. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Pantauan di lokasi, jenazah pemuda malang itu berhasil diangkat sekitar pukul 18.30 WIB. Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari PMI, PSC, BPBD, Polsek, TNI Polri dan relawan lainnya.

Setelah berjuang hampir satu setengah jam, jenazah korban berhasil ditarik ke atas dalam kondisi sudah meninggal.

“Cerita dari warga sama orang tuanya lari dan dikejar. Akhirnya sampai ke wilayah kami di Dukuh Candi ini. Begitu dikejar sama orang tuanya langsung masuk ke dalam sumur. Jadi pas kejadian tersebut, orangtua korban tahu persis dengan kejadian anaknya masuk sumur itu,” papar Kades Bonagung, Suwarno, kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Baca Juga :  Petugas Medis di Sragen Diteror Sampai Ketakutan, Ganjar Minta Polisi Tak Ragu Usut Pelaku

Suwarno menambahkan lokasi sumur itu berada Dukuh Candi RT 11, Desa Bonagung, Tanon, Sragen. Sumur itu memang termasuk sumur tua namun selama ini masih digunakan oleh satu warga.

Kedalaman sumur diperkirakan 24 meter dengan ketinggian air saat kejadian antara 1 sampai 2 meter. Ia mengaku sempat ketar-ketir saat mendengar informasi ada yang masuk sumur.

“Saya tadi kaget dan ketar-ketir kalau yang masuk sumur itu warga kami. Ternyata warga desa yang sampai ke sini. Sebenarnya tadi orang tuanya mau mau menolong tapi sudah nggak sempat. Lebih cepetan anaknya itu loncat masuk sumur,” terangnya.

Menurut salah satu warga, Yanto (26) sumur itu diketahui berkedalaman hampir 24 meter dan termasuk sumur lawas.

Baca Juga :  289 Warga di Kecamatan Sambirejo Sragen Dirapid Test Covid-19, Hasilnya Satu Orang Dinyatakan Positif. Camat Hingga Kades Juga Ikut Dirapid

Data yang dihimpun di lapangan, insiden itu diketahui terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut warga sekitar, kejadian bermula ketika pemuda dari Gabugan, Tanon, Sragen itu tiba-tiba lari dan berada di Desa Bonagung.

Warga tak tahu persis apa yang dilakukan pemuda tersebut. Sebelum kemudian korban diketahui langsung lari ke arah sumur.

“Tahu-tahu dia lari terus masuk sumur. Nggak tahu awalnya gimana. Sumurnya cukup dalam. Kejadian tadi sekitar jam 16.00 WIB,” ujar Supriyadi (45) salah satu warga di lokasi kejadian.

Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto memastikan tidak ada tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban. Korban dipastikan bunuh diri akibat depresi berat yang dialaminya.

“Korban diketahui pergi dari rumah sekitar jam 15.00 WIB. Lalu diketahui masuk sunur jam 16.00 WIB. Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda kekerasan penganiayaan, diduga depresi,” tuturnya. Wardoyo