JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Ditinggal Antar Pesanan, Rumah Warga Gabus Grobogan Malah Ludes Dilalap Api. Seluruh Bangunan dan Harta Ludes Tak Tersisa

Peristiwa kebakaran rumah tinggal milik warga Dusun Nglinduk, RT 02 RW 06, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Senin (20/04/2020) malam. Foto : Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Peristiwa kebakaran rumah tinggal milik warga Dusun Nglinduk, RT 02 RW 06, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Senin (20/04/2020) malam. Foto : Istimewa

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Kebakaran melanda rumah tinggal milik Yulianto, warga Dusun Nglinduk, RT 02 RW 06, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan.

Peristiwa nahas ini terjadi pasa Senin (20/04/2020) malam sekira pukul 19.00 WIB. Saat kejadian, seluruh penghuni rumah tidak sedang berada di dalam rumah.

Data yang dihimpun, ganasnya bara api menghanguskan rumah kayu dengan bentuk limasan yang terbuat dari kayu jati. Seluruh barang berharga milik korban tidak dapat diselamatkan, sementara seluruh penghuni rumah selamat dari amukan api.

Sumber api yang menyebabkan peristiwa kebakaran belum dapat dipastikan. Dugaan sementara akibat hubungan pendek arus listrik yang berada di dalam rumah korban.

Baca Juga :  Seorang Bocah Tewas dalam Perjalanan ke Rumah Sakit Usai Tenggelam di Sungai Banjar Kanal Barat Semarang

Terjadinya peristiwa ini dibenarkan Plt Camat Gabus, Widodo Joko. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, akibat rumah dilalap api, korban diperkirakan mengalami kerugian material hingga Rp 60 juta.

“Tidak ada korban jiwa korban jiwa akibat peristiwa ini (kebakaran),” terang dia.

Diungkapkan Widodo, saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Sebelum kejadian, korban sedang mengirim pesanan batu bata di Purwodadi.

Sedangkan istri korban, Maryatun bersama kedua anaknya sedang berada di rumah mertua korban yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Baca Juga :  Bupati Djoko Nugroho Minta OPD Patuhi Instruksi Presiden Jokowi Soal Aspek Kesehatan dan Ekonomi

“Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban bernama Sardi,” kata dia.

Saat itu, lanjut dia, saksi tengah keluar rumah dan melihat api sudah membakar rumah korban. Api sudah membesar pada atap bagian rumah.

Menurut Widodo, saksi langsung berteriak meminta bantuan warga yang lain untuk memadamkan api.

“Atas kerja keras warga bersama petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke rumah yang lain. Namun rumah dan barang-barang berharga yang ada di dalam rumah milik korban tidak dapat diselamatkan,” terang dia. Satria Utama