JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dokter Umum Indonesia Desak Jokowi Tegas Tangani Virus Corona

Ilustrasi virus corona atau Covid-19 / tempo.co


JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Ketidaktegasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menekan persebaran virus vorona atau Covid-19, memicu kemarahan dokter umum Indonesia.

Lantaran itulah, Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) meminta Presiden Jokowi lebih tegas dalam menekan laju penyebaran virus Corona penyebab Covid-19.

“Gunakan kepalan tanganmu, gunakan ujung telunjukmu, gunakan suara kerasmu. Perintahkan para menterimu, aparatmu, jenderalmu, TNI dan Polisi yang ada dikendalimu,” demikian dikutip dari surat Perhimpunan Dokter Umum bertanggal 10 April yang ditandatangani Ketua Umum PP PDUI, Abraham Andi Padlan Patarai.

PDUI meminta Jokowi melupakan perkataan salah satu menterinya bahwa Corona adalah penyakit yang sembuh sendiri.

Ia juga meminta Jokowi mengabaikan perkataan menterinya yang menyatakan harga alat pelindung diri menjadi mahal karena masyarakat membelinya. 

PDUI juga meminta Jokowi melupakan perkataan salah satu menteri yang mengatakan bahwa pada Maret 2020 akan ada 4,7 juta masker produksi Badan Usaha Milik Negara yang siap disebar ke seluruh negeri.

Pernyataan-pernyataan tersebut pernah disampaikan beberapa menteri Jokowi dalam berbagai kesempatan.

Abraham berkata ratusan ribu dokter dan tenaga kesehatan resah dan marah karena APD makin langka. Kalaupun ada, harganya sangat mahal.

Sementara, banyak pasien yang mesti segera mendapatkan perawatan. Akhirnya, dokter dan tenaga medis terpaksa memakai jas hujan sebagai APD.

www.tempo.co

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Membeludak, DKI Gandeng 26 RS Swasta