JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Positif Covid-19 Sragen Tambah Terus, CV BBP Gondang dan TKSK Ajak Warga Makin Waspada. Gelar Penyemprotan Desinfektan Serentak di 3 Kebayanan Bumiaji, Bagi 5.000 Masker Gratis ke Warga

Warga Kebayanan Pundung Gede bergotong royong melakukan penyemprotan desinfektan, Minggu (19/4/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Warga Kebayanan Pundung Gede bergotong royong melakukan penyemprotan desinfektan, Minggu (19/4/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Angka kasus positif corona virus atau covid-19 di Sragen yang terus bertambah dan kini sudah mencapai lima orang, membuat sejumlah elemen mulai meningkatkan kewaspadaan.

Salah satunya di Desa Bumiaji, Gondang yang warganya Minggu (19/4/2020) tadi pagi langsung bergerak dengan menggelar penyemprotan desinfektan serentak secara swadaya.

Puluhan warga dan karang taruna bergotong royong melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan di Kebayanan Pundung Gede, desa setempat.

Warga besar kecil tua muda bahu membahu turut berpartisipasi dalam kegiatan swadaya yang diprakarsai oleh CV Budi Berkah Pratama (BBP) asal Bumiaji tersebut.

Pimpinan CV BBP, Budi Prasetyo mengatakan aksi sosial swadaya itu digelar dengan menggandeng Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Gondang, Jully Sulistiawaty.

Selain penyemprotan massal di semua rumah dan fasum fasos di Kebayanan Pundung Gede, juga digelar pembagian masker gratis untuk warga.

“Hari ini yang kita semprot satu kebayanan di Pundung Gede. Lalu juga kita bagikan 5.000 masker gratis untuk warga. Aksi ini kami prakarsai sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan atas kasus covid-19 di Sragen yang makin bertambah jumlah warga positif,” papar Budi, seusai kegiatan.

Baca Juga :  Berikut Identitas Lengkap 4 Warga Sragen Yang Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Satu Orang Masih Bocah, Dua dari Sumberlawang!

Menurutnya, penyemprotan desinfektan itu digelar sudah kali kedua. Selain itu, penyemprotan juga sudah dilakukan di Dukuh Kedunggandu di wilayah setempat.

Penyemprotan bahkan direncanakan akan digelar rutin setiap pekan dengan cairan desinfektan disediakan dari CV BBP.

“Ini sebagai upaya preventif dan menggerakkan kesadaran masyarakat untuk bersama menanggulangi dan mencegah penyebaran wabah corona ini. Kemudian untuk masker, kita berikan gratis 5.000 masker ke warga. Meski tak seberapa nilainya, setidaknya itu sebagai sarana memproteksi dan mengantisipasi penyebaran wabah corona,” urai Budi.

Ia menguraikan kegiatan itu digelar dengan melibatkan karangtaruna dan masyarakat, BPD dan perangkat desa.

Pembagian masker gratis ke warga. Foto/Wardoyo

Sementara, Jully Sulistyawaty yang juga istri Budi, menambahkan pihaknya tergerak melakukan aksi swadaya itu mengingat kian hari, kasus covid-19 di Sragen kian bertambah.

Baca Juga :  Gegara Covid-19, Agenda Salat Idul Adha bersama Bupati di Alun-Alun Sragen Ditiadakan. Kepala Kemenag Tegaskan Salat Ied di Masjid Dibolehkan, di Tanah Lapang Tidak Dianjurkan!

Karenanya berkolaborasi dengan CV BBP, pihaknya juga mengajak masyarakat makin waspada dengan menaati anjuran pemerintah di antaranya menjaga kebersihan, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan memakai masker.

“Dan dalam situasi seperti ini, masker itu wajib dipakai,” tukasnya.

Terpisah, Kadus Pundung Gede Desa Bumiaji, Suparno menyampaikan penyemprotan sudah dilakukan dua kali dengan melibatkan semua warga. Kemudian juga ada bantuan sekitar 1000 masker dari donatur yang dibagi ke warga.

“Penyemprotan hari ini dari bantuan dan swadaya masyarakat. Sebelumnya bantuan dari kecamatan. Kami mengapresiasi kepedulian untuk melakukan penyemprotan swadaya dan bantuan masker ini,” paparnya.

Dia menyampaikan penyemprotan dari desa sendiri dilakukan baru satu kali di awal wabah covid-19 ini. Menurutnya Pemdes juga memantau para pelaku perjalanan di Kebayanan Pundung Gede ada sekitar 10 orang.  Sementara jumlah warga ada sekitar 190 KK yang ada di kebayanan tersebut. Wardoyo