JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Mengenal Hermawan Budi, Guru SD di Solo Jadi Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19, Akui Keluarga Sempat Was-was

Hermawan Budi, Guru SD di Solo yang menjadi relawan pemakaman jenazah virus corona. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dokter dan tim medis menjadi garda terdepan dalam pemberantasan pandemi Covid-19 di Indonesia. Tetapi selain tenaga medis, ada sejumlah relawan yang turut mengabdikan diri untuk melawan penyebaran virus Corona juga patut mendapat apresiasi.

Salah satunya guru salah satu Sekolah Dasar (SD) di Solo bernama Hermawan Budi. Pria asal Jebres itu menjadi relawan pengubur jenazah Covid-19.

“Awalnya diajak dokter Wahyu (dokter forensik RSUD dr Moewardi) yang menghubungi kami. Ya akhirnya kami ikut membantu untuk fokus pada pemakaman jenazah,” ungkap Hermawan saat berbincang di halaman Mapolsek Jebres.

Baca Juga :  Warga Solo Positif Corona Tambah 15, Ada Bayi Nakes Hingga Lansia, Kini Total 548 Kasus

Bapak dua anak itu sejatinya sudah terbiasa dalam hal pemakaman jenazah. Namun situasi pandemi Covid-19 ini jadi pengalaman tersendiri, mengingat prosedur yang berbeda.

Tentu saja, salah satu hal penting yang wajib dilakukan adalah menggunakan alat pelindung diri (APD). Baginya, penggunaan APD dan menjalankan proses pemakaman sesuai prosedur tidak dapat ditawar.

“Semua harus sesuai dengan protokol yang ada dan tidak bisa dilewatkan satu langkah pun. Termasuk setelah proses pemakaman ya harus menjalankan langkah sesuai dengan aturan yang ada,” kata dia.

Baca Juga :  4 Anggota PSHT Penggerak Aksi Massa di Manahan Solo Diinterogasi 3 Jam, Begini Peringatan Polisi

“Prosesnya lebih lama karena menggunakan APD yang sebenarnya didesain untuk di dalam ruangan, bukan pekerjaan kasar di luar. Jadi kami harus berhati-hati saat tiba di rumah sakit,” tambahnya.

Hermawan tak menampik jika keluarganya sempat was-was setelah dirinya menjadi relawan. Namun lambat-laun setelah diberi pemahaman, keluarganya bisa menerima.

“Pasti khawatir dan itu wajar karena berdekatan langsung dengan orang yang terkena Covid-19. Alhamdulillah mereka akhirnya mendukung. Namun saya tetap menjaga kebersihan agar tidak tertular,” pungkasnya. Prabowo