loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi), hingga Jumat 10 April 2020 belum melarang secara tegas masyarakat mudik ke kampung halaman sedangkan daerah satu per satu menutup wilayahnya dari pemudik untuk mengantisipasi wabah Corona.

Menurut presiden Jokowi, ada beberapa alasan pemerintah tak segera melarang mudik.
Baru sebatas menghimbau, Jokowi mengatakan bahwa masih ada kemungkinan pemerintah melarang masyarakat untuk mudik saat Lebaran 2020.

“Kami putuskan setelah melalui evaluasi di lapangan setiap hari,” ujar Jokowi lewat telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 9 April 2020.

Baca Juga :  Berbenah Digital dan Stop Kontributor, Pemred The Jakarta Post Bantah Sayonara

Berikut adalah alasan Jokowi tidak segera melarang masyarakat untuk mudik:

1. Pemerintah tidak bisa begitu saja melarang-larang masyarakat yang mudik karena alasan ekonomi.
Ada kelompok warga yang terpaksa pulang kampung karena masalah ekonomi setelah diterapkan pembatasan sosial, sehingga penghasilan mereka turun atau bahkan tidak memiliki pekerjaan dan tidak memiliki penghasilan. “Ini tidak bisa begitu saja kita larang-larang pulang kampung,” ujar Jokowi.

Baca Juga :  Faisal Basri Anggap Negara Ugal-ugalan Kelola Fiskal

2. Mudik sudah menjadi tradisi puluhan tahun.
“Jadi sekali lagi, pembatasan mudik dan kemungkinan adanya larangan mudik itu akan kami putuskan setelah melalui evaluasi di lapangan setiap hari,” ujar Jokowi.

Pemerintah menyiapkan kompensasi yakni instrumen jaring pengaman sosial untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang tidak mudik tetap terpenuhi.

www.tribunnews.com