JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Sekeluarga di Bantul Dinyatakan Positif Virus Corona Sepulang dari Jakarta

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di bantul bertambah 3 orang, sehingga total menjadi 7 orang. Penambahan tiga orang tersebut, merupakan satu keluarga yang berasal dari kecamatan Kasihan.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, dr. Sri Wahyu Joko Santoso, dikonfirmasi Minggu (12/4/2020) sore, membenarkan, penambahan tiga pasien positif yang terinfeksi COVID-19 di Bantul merupakan satu keluarga.

Mereka terdiri dari Bapak berusia 53 tahun, Ibu, 50 tahun, dan anaknya berusia 22 tahun.

Menurutnya, berdarsarkan informasi yang diterima, satu keluarga tersebut memiliki riwayat pulang dari Jakarta.

Karena sang Bapak, kata dia, awalnya menjalani pengobatan disana, sedangkan Ibu dan anaknya, menunggu bapaknya selama menjalani pengobatan di Jakarta.

Kemudian mereka pulang ke Bantul.

“Ketiganya terkonfirmasi positif (Covid-19),” kata dr Sri Wahyu, atau biasa disapa dokter Oki.

Baca Juga :  Sepanjang Juli 2021, Ada 570 Pemakaman Jenazah Covid-19

Menurutnya, satu keluarga tersebut, sempat menjalani perawatan di Jogja Internasional Hospital (JIH) sebelum akhirnya dievakuasi di RSUD Panembahan Senopati dan PKU Muhammadiyah Bantul.

Bertambahnya tiga pasien positif, maka jumlah total semua pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Bantul menjadi 7 orang. Semuanya sedang menjalani pengobatan di rumah sakit, antara lain, RSUD Panembahan Senopati 2 orang, PKU Muhammadiyah Bantul 1 orang, RSUP Dr Sardjito 1 orang, RSPAU Hardjolukito 1 orang, RSUD Yogyakarta 1 orang dan RSUD Sleman 1 orang.

Sementara, diketahui, berdasarkan laporan pertanggal, 12 April 2020, pukul 16.30 WIB, data pasien dalam pengawasan (PDP) di Bantul yang sedang menjalani rawat inap di Rumah Sakit, dijelaskan Oki, berjumlah 43 orang sedangkan oang dalam pemantauan (ODP) ada 6 orang.

Oki berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan physical distancing atau jaga jarak ketika berinteraksi. Jangan lakukan pengucilan atau stigmatisasi terhadap ODP, PDP, maupun pelaku perjalanan. Kemudian, tetap menjaga situasi kondusif agar bisa berhati-hati dan waspada.

Baca Juga :  PPKM Level 4, Masyarakat Harus Aktif Lakukan Perubahan

www.tribunnews.com