JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Warga Kedawung Sragen Dilaporkan Hilang Misterius di Sungai Bonggo. Hilang Saat Hujan Deras Tiba..

Tim gabungan saat melakukan pencarian hilangnya warga Bendungan, Kedawung, Sragen, Jumat (10/4/2020). Foto/Wardoyo

loading...
Tim gabungan saat melakukan pencarian hilangnya warga Bendungan, Kedawung, Sragen, Jumat (10/4/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang warga Dukuh Sumber RT 32, Desa Bendungan, Kedawung, Sragen dilaporkan hilang misterius di Sungai Bonggo, desa setempat.

Pria bernama Juwadi (35) asal Dukuh Sumber RT 32, Bendungan, Kedawung, Sragen itu mendadak hilang saat buang air besar di Sungai Bonggo.

Korban dilaporkan hilang sejak Kamis (9/4/2020) petang pukul 15.30 WIB. Data yang dihimpun, korban hilang saat sedang buang air besar di sungai yang berlokasi di Dukuh Rejosari, Bonggo, Bendungan, Kedawung.

Menurut keterangan warga, kejadian bermula ketika korban setelah dhuhur kemudian berangkat ke sawah memupuk padi.

Baca Juga :  DPD PKS Sragen Tepis Bakal Cawabup Pendamping Sukiman Adalah Politisi dan Pengurus PKS. Sebut Istrinya Pernah Nyaleg dari PKS, Tapi Yang Bersangkutan Nyalegnya dari PAN

Sepulang dari sawah, korban tidak ke rumah dulu. Ada yang sempat melihat korban ke sungai untuk buang air besar sebelum kemudian hilang.

Kebetulan saat itu cuaca masih terlihat cerah. Bersamaan itu datang hujan deras sejak pukul 15.30 WIB.

Entah apa yang terjadi, kemudian korban tak kunjung pulang hingga malam hari. Karena curiga, keluarga mencoba mencari di sekitar perkampungan dekat sawah.

Sampai saat ini pihak warga masih berusaha mencari korban di sekitar sungai tempat menyeberang korban. Namun korban tak kunjung ditemukan.

Hingga Jumat (10/4/2020) siang tadi, korban belum juga ditemukan. Selama dua hari pencarian sampai petang tadi, belum ada tanda-tanda ditemukan.

Baca Juga :  Awas, Klaster Baru Penyebaran Covid-19 dari Jakarta Mulai Rambah Sragen. Pedagang asal Pringanom Masaran Positif Tertular Usai Pulang dari Jakarta

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengatakan proses pencarian sudah berlangsung selama dua hari dan belum ditemukan.

Penyisiran dilakukan sampai Jembatan Ngarum hingga ke Bendungan Kedungpanas. Menurutnya proses evakuasi, PMI Sragen, PSC 119 Sragen,
BPBD Sragen, BASARNAS Pos Surakarta, Perangkat Desa Bendungan, POLRI, TNI, Satpol PP, SAR Himalawu, SAR MTA
TAGANA.

Kemudian Relawan Semut Ireng, MDMC,POLDES, Relawan KWS, Relawan Cetho, Relawan Ganefo, Pramuka Peduli, SAR, Ijen, IOF Rescue, Orari, Rapi, Bagana, Bakorlak (SAR UNS) dan warga. Wardoyo