JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Alhamdulillah, Wonogiri Bisa. Pasien Sembuh dari Corona Capai 4 Orang. Di RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Tinggal Ada 1 Pasien Dalam Kondisi Baik

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Kabar baik seputar Corona datang dari Kota Sukses Wonogiri. Kini bertambah lagi pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh.

Total sementara ada empat pasien yang telah sembuh. 

Saat ini tinggal satu pasien yang dirawat di RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, itupun dalam kondisi baik. Dua dirawat di RS Dokter Moewardi Solo, dua menjalani karantina mandiri, dan satu lagi meninggal.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wonogiri selanjutnya melaksanakan penyambutan pasien  yang telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di RS Dokter Moewardi Solo di Pendopo Rumah Dinas  Bupati Wonogiri, Minggu (3/5/2020). Acara dipimpin langsung Bupati Wonogiri didampingi Dandim dan Kapolres.

Baca Juga :  Terbongkar Surat Bebas Covid-19 Ternyata Hasil Rekayasa dari RSUD. Ketahuan dari Tenaga Administrasi Positif dan Nekat Kabur, Satpam dan Perawat Langsung Dipecat!

Pasien yang telah sembuh adalah Sukatin (54) warga Lingkungan Gayam, Kelurahan/Kecamatan Kismantoro.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengungkapkan, perempuan tersebut semula dinyatakan terinfeksi COVID-19 tanggal 20 April lalu.

“Potensi kesembuhan dari penyakit ini sebenarnya mencapai 94 persen. Asalkan mendapatkan penanganan yang tepat, disiplin mengikuti petunjuk tim medis, dan membangun suasana kebatinan yang menyenangkan,” sebut dia.

Baca Juga :  Sah Lur, Harjo Nomor Urut 1 Josss Nomor Urut 2, Siap Bersaing Memperebutkan Kursi Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri dalam Pilkada Wonogiri 2020

Pihaknya telah berupaya melaksanakan tracing terhadap Sukatin. Perempuan itu diketahui sebagai ibu rumah tangga dan sangat jarang bepergian ke luar desa.

Kegiatan terakhirnya hanya melayat di daerah Kecamatan Purwantoro yang bersebelahan dengan Kecamatan Kismantoro. Dari hasil pelacakan, tidak ada keluarga Sukatin yang terinfeksi virus Corona.

“Wajib waspada semua, entah di daerah zona merah, zona hijau, harus diwaspadai semua. Tidak ada dikotomi desa atau kota, tidak ada batasan teritorial, bisa memapar siapapun,” tegas dia. Aria