JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Angkutan Penumpang Nonmudik Dibuka, PT KAI Belum Siapkan Tiket

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengangkat tanda sinyal berangkat saat melepas penumpang peserta 'Mudik Bareng KAI' menggunakan kereta api Brantas jurusan Blitar, Jawa Timur di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (26/5/ 2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
membuka kembali angkutan penumpang untuk kepentingan non mudik setelah sebelumnya disetop sementara.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR, Rabu (6/5/2020).

Hal itu seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 dan Surat Edaran yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020.

Berdasarkan beleid tersebut, masyarakat yang diizinkan bepergian ialah penumpang dengan kepentingan tertentu dan bukan untuk keperluan mudik.

Rinciannya, pertama, mereka ialah pegawai yang bekerja di bidang pelayanan pertahanan, keamanan, ketertiban umum, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi, dan percepatan penanganan wabah virus Corona.

Baca Juga :  Melanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Sebanyak 24 Warga Kota Banda Aceh Dihukum Menghafal Surat Pendek Alquran

Kedua, penumpang yang membutuhkan penanganan medis. Ketiga, penumpang dengan kepentingan mendesak, misalnya ada keluarga yang meninggal. Sedangkan keempat, angkutan dibuka untuk pemulangan pekerja migran, WNI, serta pelajar dari luar negeri yang akan kembali ke daerah asalnya.

Menanggapi hal itu, Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI belum menyiapkan penjualan tiket kereta api jarak jauh dan kereta lokal.

Vice President Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan pihaknya kini tengah menunggu instruksi dari direksi perseroan.

Baca Juga :  Irfan Hakim Menjual Berapa Nama Hakim MA, Bikin Joko Tjandra Tergiur Menyuap

“Hari ini belum dibuka (penjualan tiket). Kami menunggu instruksi lebih lanjut dari direksi,” ucapnya kepada Tempo, Rabu,
(6/5/2020).

Joni belum dapat memastikan kapan perusahaannya akan mulai membuka reservasi.

Berbeda dengan KAI, maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebelumnya menyatakan telah membuka pemesanan tiket penerbangan penumpang untuk keberangkatan Kamis (7/5/2020) mulai sore pukul 15.00 WIB. Reservasi tersebut dibuka melalui situs resmi perseroan.

“Sebab, Garuda akan terbang kembali Kamis, 7 Mei 2020 pukul 00.00 WIB,” tutur Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

www.tempo.co