JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

BREAKING NEWS: Tambah 9 Lagi, Jumlah Warga Sragen Positif Covid-19 Meroket Jadi 28 Orang. Sembilan Tambahan Baru Berasal Dari Klaster Ijtima Gowa, Total Sudah 11 Warga Meninggal

Situasi covid-19 Sragen Jumat (8/5/2020). Foto/Wardoyo
Situasi covid-19 Sragen Jumat (8/5/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM
Kasus corona virus atau covid-19 di Sragen terus meroket tajam. Hari ini Jumat (8/5/2020) sebanyak sembilan warga Sragen kembali dinyatakan positif terpapar covid-19.

Sembilan tambahan baru itu semuanya diketahui berasal dari klaster Ijtima Ulama Gowa.

Semuanya diketahui berjenis kelamin laki-laki dan merupakan peserta Ijtima Ulama yang sebelumnya sudah positif saat rapid test beberapa hari lalu.

Mereka selama beberapa hari dirawat dan diisolasi di Gedung SMS Sragen sambil menunggu hasil swab test.

“Hari ini hasil tes swab keluar untuk 17 orang dari klaster Gowa. Hasilnya sembilan orang positif, delapan negatif,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto, Jumat (8/5/2020).

Sayangnya tidak disebutkan berasal dari desa dan kecamatan mana saja tambahan sembilan warga peserta Ijtima Ulama yang dinyatakan positif tersebut.

Baca Juga :  Semua Pegawai dan Nakes Sembuh dari Covid-19, Dirut RSUD Sragen Pastikan Kondisi Sudah Aman. Masyarakat Diminta Tak Takut Lagi Berobat ke RSUD!

Termasuk bagaimana riwayat perjalanan dan kemungkinan tertularnya hingga potensi riwayat kontak dengan siapa saja, juga tidak ada penjelasan lebih lanjut.

“Data yang bisa kami sampaikan, bahwa hari ini hasil seab keluar untuk 17 orang. Yang positif 9 orang. Sehingga total kasus positif sampai hari ini ada 28 orang,” terang Tatag.

Dari 28 kasus positif itu, empat orang dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan. Sedang satu orang meninggal dunia dari Ngarum, Ngrampal.

Untuk sembilan tambahan positif baru hari ini, Sekda menyampaikan mereka semuanya masih berada di gedung SMS untuk menjalani isolasi dan penanganan khusus.

Baca Juga :  Ramai-ramai Pilkada Ditunda, Bupati Sragen Tegaskan Penundaan Tanpa Kepastian Bukan Solusi. Sebut Dampak Kondusivitas, Legalitas Pemerintahan Hingga Potensi Polemik Berkepanjangan Perlu Dipikirkan!

Karena positif, pasien tersebut juga dipisahkan dari para peserta Ijtima lainnya yang masih menunggu hasil swab.

“Mereka dipisahkan dari yang lain karena harus mendapat penanganan khusus. Tapi secara umum kondisinya baik, tidak ada gejala mengarah kegawatdaruratan atau keluhan klinis,” terangnya.

Sementara, secara keseluruhan, data komulatif hingga hari ini mencatat jumlah pasien meninggal kini sudah mencapai 11 orang.

Terdiri dari satu pasien positif di Ngarum Ngrampal, dan delapan PDP masing-masing dua dari Sragen Kota, Tenggak Sidoharjo, Celep Kedawung, Gemantar Mondokan, Dawung Sambirejo, Sambungmacan Sambungmacan, dan Hadiluwih Sumberlawang.

Lantas ada satu balita PP meninggal dari Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Jati Sumberlawang. Wardoyo