JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Butuh Dana untuk Beli Pakan Hewan, Kebun Binatang Jurug Buat Program Beli Tiket Sekarang Tapi Dipakai Sampai Desember 2021

Koleksi hewan di kebun binatang TSTJ Surakarta. Foto: Dok TSTJ

Koleksi hewan di kebun binatang TSTJ Surakarta. Foto: Dok TSTJ

SOLO-Gerakan donasi pakan untuk hewan koleksi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ)  Surakarta yang digalang sejumlah elemen, kini sudah banyak direspons dari berbagai kalangan. Selain ada yang datang secara langsung membantu pakan, banyak pula yang menyumbang uang untuk pembelian pakan.

Pihak pengelola TSTJ atau yang biasa dikenal Solo Zoo selain menerima sumbangan pakan secara langsung, juga menerima bantuan dalam bentuk uang. Bagi yang ingin menyumbang dalam bentuk pakan, bisa datang langsung ke TSTJ atau jika tidak ada armada untuk mengangkut maka bisa menghubungi TSTJ. “Kami juga memiliki layanan jemput bola untuk mengambil pakan di  tempat donatur. Bekerja sama dengan komunitas pecinta hewan,” ungkap Bimo Wahyu Widodo, Direktur TSTJ.

Yang menarik, sejak program Donasi Pakan untuk Hewan TSTJ ini diluncurkan, respons dari masyarakat cukup positif. Banyak komunitas, lembaga dan warga masyarakat yang langsung tergerak untuk membantu kelangsungan hidup hewan di kebun binatang ini.

Tak hanya itu membantu pakan dan uang secara langsung, ada juga yang merancang program lain. Seperti yang dilakukan Radio Metta FM Surakarta yang membuat program pembelian tiket TSTJ saat ini namun penggunaannya sampai bulan Desember 2021. Program ini bertajuk “Beli Tiket TSTJ Sekarang, Dipakai Sampai Desember 2021”.

Baca Juga :  Semakin Marak, Kapolresta Solo Tegaskan Aksi Balap Lari Liar Dilarang

“Masyarakat bisa beli tiketnya sekarang, namun dipakainya nanti kalau wabah corona sudah merada dan TSTJ sudah dibuka sampai Desember 2021. Ini kita bekerja sama dengan Radio Metta FM. Yang mengelola program beli tiket sampai Desember 2021 ini adalah Radio Metta. Dari penjualan tiket ini kita bisa mendapat pemasukan sekarang dan bisa dipakai untuk membeli pakan dan kebutuhan kesehatan hewan,” kata Bimo Wahyu Widodo.

Ditambahkan Bimo, program Donasi Pakan yang digulirkan ini untuk memenuhi kebutuhan pakan satwa untuk periode Mei – Juli 2020 dan seterusnya selama kebun binatang belum boleh dibuka karena wabah Covid-19. TSTJ membutuhkan kurang lebih Rp 120.000.000 perbulan untuk memenuhi kebutuhan pakan satwa yang ada.

Sejak ditutup sementara pada Maret 2020, TSTJ tidak mempunyai pemasukan. Hal ini pun berdampak pada biaya operasional untuk memenuhi kebutuhan pakan satwa yang ada. Untuk tetap memenuhi kebutuhan pakan satwa, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sudah memberikan bantuan sebesar Rp 300.000.000 yang dibagi untuk bulan Mei, Juni dan Juli. Bantuan dari Pemkot Surakarta difokuskan untuk memenuhi kebutuhan buah, sayur, daging sapi, rumput, biji-bijian, ikan dan daging ayam.

Baca Juga :  Jurnalis Joglosemarnews Juara 2 Lomba Artikel Jurnalistik Kemdikbud 2020

Sedangkan untuk beberapa jenis pakan lain dan obat belum tercover oleh bantuan tersebut. Oleh sebab itu, Manajemen TSTJ dengaan menggandeng elemen masyarakat menggalang donasi pakan dari masyarakat.

Sampai saat ini, bantuan seperti beras merah, bekatul, telur, milet, kuaci, tetes tebu, telur ayam, dan obat-obatan sudah datang ke TSTJ. Bantuan datang dari berbagai komunitas maupun individu. “Agar tidak terjadi penumpukan, masyarakat dimohon untuk melihat data kekurangan kebutuhan pakan sebelum memutuskan untuk mengantarkan bantuan ke TSTJ. Atau bisa berkomunikasi dengan kami terlebih dulu,” katanya.

Manajemen TSTJ juga memohon kepada masyarakat untuk tidak memberikan bantuan pakan yang telah dicover Pemkot Surakarta, sehingga tidak akan terjadi penumpukan pakan yang mengakibatkan kualitas yang menurun seperti pembusukan. “Bantuan yang tidak bisa diantarkan, bisa berkoordinasi terlebih dahulu dan petugas dari TSJT siap untuk mengambil,” tambahnya. (ASA)