JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

DKK Karanganyar Umumkan Hasil Rapid Test Karyawan Indogrosir, Mitra, Amigo dan Pedagang Sejumlah Pasar. Berikut Hasil Total 500 Orang Yang Dirapid Test!

Tim DKK Karanganyar saat melakukan rapid test, Rabu (27/5/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim DKK Karanganyar saat melakukan rapid test, Rabu (27/5/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar telah melakukan tes cepat atau rapid test covid-19 kepada 500 orang dalam beberapa hari terakhir.

Rapid test massal itu digelar ke sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan terbesar di Bumi Intanpari.

Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwanti mengatakan rapid test sudah digelar tes secara bertahap sejak Jumat (22/5/2020) hingga Rabu (27/5/2020).

Tes cepat tersebut dilakukan di beberapa tempat di antaranya, Pasar Gondangrejo, Pasar Jambangan, Pasar Jungke, Pasar Tegalgede, Pasar Jumapolo, Pasar Jumantono.

Baca Juga :  Selamat dari Pembacokan, Wakapolres Karanganyar dan Satu Warga Solo Diganjar Penghargaan dari Kapolda Jateng. Total Ada 34 Personel dan 2 Warga Terima Penghargaan

Kemudian, di sejumlah toko modern seperti Mitra, Amigo, Indogrosir dan beberapa lainnya. Yang dirapid mulai dari petugas dan karyawan toko, pdagang pasar hingga pengunjung pasar tradisional

Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwanti menyampaikan, dari hasil yang sudah dirapid test terakhir sekitar 250 orang di beberapa lokasi itu, menunjukkan hasil semuanya negatif alias non-reaktif.

“Laporan yang kami terima hari ini. Hasilnya non-reaktif semua,” paparnya dihubungi wartawan, Kamis (28/5/2020).

Baca Juga :  Ini Pesan yang Disampaikan Anggota DPR RI Komisi IV FPKB Mbak Luluk Ketika Mendampingi Menteri LHK Saat Sambangi Karanganyar

Ia menguraikan rapid test itu digelar untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dengan pelacakan agresif.

Pasar tradisional dan toko modern menjadi sasaran lantaran tempat tersebut terdapat kerumunan massa.

“Sehingga perlu dilakukan pelacakan agresif untuk pencegahan penyebaran virus corona,” terangnya.

Purwanti menambahkan pelacakan agresif juga telah dilakukan kepada 250 orang di sejumlah pasar tradisional pada pekan lalu dan hasilnya non-reaktif.

Ditambahkan, DKK Karanganyar belum akan melakukan pelacakan agresif kembali dalam waktu dekat. Wardoyo