JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dokter Tirta Alami Perampokan, Sejumlah Dokumen Terkait Corona Hilang

Dokter Tirta. Foto: Instagram @dr.tirta

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tirta Mandira Hudhi alias dokter Tirta kehilangan beberapa data penting terkait kegiatannya sebagai relawan Covid-19 setelah mengalami perampokan.

Dokter Tirta menuturkan beberapa dokumen hard copy berisi hasil uji lab APD hazmat lokal untuk penanganan Corona ikut hilang dalam laptop yang digondol maling.

“Data soft file dan data hard copy berisi data pakta gugus relawan, data APD lokal dari BPPT, data kebutuhan relawan, materi edukasi covid (ikut hilang),” ujar Tirta saat dihubungi Tempo, Selasa, 5 Mei 2020.

Baca Juga :  Rahmat, Saksi Kasus Joko Tjandra Dicekal Selama 6 Bulan

Dokter Tirta mengatakan perampokan dengan modus memecahkan kaca mobil itu berlangsung cepat. Perampokan itu terjadi saat ia baru parkir dan meninggalkan mobilnya sebentar karena akan berbelanja di minimarket.

Saya mampir minimarket, tim saya mampir ke warung sebelah minimarket. Nggak ada 2 menit, kaca belakang sudah jebol,” ujar Tirta

Perampokan itu terjadi pada Senin malam, 4 Mei 2020, pukul 19.00 di halaman minimarket yang berada di Jalan Artowijoyo, Serpong, Tangerang Selatan. Usai kejadian, Tirta segera menuju kantor polisi untuk membuat laporan.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Ada Dugaan Tindak Pidana dalam Insiden Kebakaran di Kejakgung, Sebut Asal Api Bukan Akibat Korsleting

“Saya langsung menuju polda untuk membuat laporan,” kata dia.

Dalam laporan bernomor LP/2647/V/YAN.2.5./2020/SPKT PMJ, Tirta mengatakan telah kehilangan beberapa benda berharga seperti laptop merek Acer dan tas berisi dokumen.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan tengah menyelidiki kasus perampokan terhadap dokter Tirta. Yusri mengatakan pihaknya tengah memeriksa keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. “Kasusnya masih lidik, ya,” kata Yusri.

www.tempo.co