JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Panther VS Honda Beat di Bawah Jembatan Tol Sidoharjo Sragen, 2 Pemotor Jadi Korban. Saksi Mata Sebut Pengemudi Ugal-Ugalan dan Tercium Bau Ciu

Kondisi mobil Panther yang terlibat kecelakaan dengan motor di bawah Jembatan Tol Sidoharjo, Sragen, Selasa (5/5/2020) petang. Foto/Istimewa
Kondisi mobil Panther yang terlibat kecelakaan dengan motor di bawah Jembatan Tol Sidoharjo, Sragen, Selasa (5/5/2020) petang. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan antara mobil dan motor terjadi di jalan Raya Pungkruk-Tanon tepatnya di bawah jembatan tol Sidoharjo, Sragen.

Sebuah mobil isuzu Panther bernopol AD 9691 ZS terlibat tabrakan dengan pengendara sepeda motor Honda Beat bernopol AD 6534 ZN.

Data yang dihimpun di Mapolres, kecelakaan terjadi Selasa (5/5/2020) petang pukul 17.30 WIB. Mobil Panther diketahui dikemudikan oleh pria berinisial W (32) asal Jalan Adisucipto, Ende.

Sedangkan Honda Beat dikendarai oleh Suwarno (35) warga Ngledok, Mojorejo, Karangmalang, Sragen dan seorang siswi SMP, Aura Anggun Ramadani (14).

Kecelakaan bermula ketika Panther melaju dari arah timur. Saat bersamaan Honda Beat melaju dari barat. Sesampai di lokasi kejadian, terjadi tabrakan dan kemudian pemotor terpental ke jalan.

Baca Juga :  Kesalahannya Fatal, 12 Peserta Ujian SKB Seleksi CPNS Sragen Dipastikan Langsung Gagal. Satu Peserta Positif Covid-19 Ujian tanggal 28 September, 73 Orang Ujian di Luar Sragen

Suwarno mengalami luka parah patah pada kaki kanan dan punggung kaki. Ia dilarikan ke RSUD Sragen. Sedangkan siswi yang diboncengkan mengalami luka hidung, dahi lecet juga dilarikan ke RSUD Sragen.

Sedangkan pengemudi Panther tidak mengalami luka. Akibat kecelakaan itu, mobil rusak bodi kanan penyok dan patah spion sedangkan motor mengalami tebeng dan totok bawah pecah.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno membenarkan kejadian itu. Saat ini kasus tersebut sudah dalam penanganan penyidik.

Sementara, saksi mata, Andriyanto Widodo (51) warga Gabugan, Tanon, Sragen yang berada di lokasi kejadian, menuturkan kebetulan dirinya mengemudi di belakang mobil Panther.

Baca Juga :  Kades Trombol Mondokan Sragen dan 5 Saudaranya Positif Corona, Pelayanan Kantor Desa Tidak Ditutup. Pemkab Pastikan Semua Perangkat Tidak Tertular

Sepengetahuannya, sebelum kejadian, mobil melaju ugal-ugalan dan kurang konsentrasi.

“Kebetulan saya di belakangnya Mas. Saya menduga dia mabuk karena bau ciu dan ada BB ciu di mobilnya. BB waktu itu saya serahkan ke polisi yang menangani. Kebetulan saya juga dijadikan saksi dan dimintai identitas saya. Saya siap kalau sewaktu-waktu jadi saksi. Kasihan kalau mengendara mabok bikin celaka orang lain. Kami minta ditindak tegas karena itu ada unsur pidananya,” terangnya.

Ia mengatakan korban pemotor yang berboncengan mengalami luka parah.

“Yang laki-laki patah kaki kanan, yang perempuan sempat nggak sadar. Harapan kami ini bisa diusut tuntas, kasihan korbannya,” tandasnya. Wardoyo