JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Siti Fadilah Supari Dukung Indonesia Ciptakan Vaksin Sendiri, Ini Alasannya

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari saat diwawancara Deddy Corbuzier /tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari tinggal empat bulan lagi menyelesaikan masa hukumannya terkait kasus korupsi pengadaan alat kesehatan saat menjabat.

Dalam perbincangan dengan Deddy Corbuzier, Siti Fadilah Supari menceritakan berbagai hal tentang pengetahuannya seputar isu kesehatan, termasuk wabah.

Saat menjabat Menteri Kesehatan periode 2004-2009, Siti Fadilah Supari membatalkan penetapan pandemi flu burung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Saat itu, menurut Siti Fadilah, WHO menyatakan flu burung adalah pandemi karena menular dari manusia ke manusia. Siti Fadilah Supari menolak klaim WHO tersebut dan membuktikan kalau flu burung tidak menular antar-manusia.

“Saya menyetop flu burung tidak pakai vaksin, tapi pakai politik,” kata Siti Fadilah Supari dalam wawancara yang tayang di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (21/5/2020).

Terkait pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, Siti Fadilah Supari meyakini Indonesia mampu mandiri, membuat vaksin sendiri, dan membuat alat rappid test, dan alat swab sendiri.

Baca Juga :  Pelantun Azan Hayya Alal Jihad yang Menjadi Viral, Akhirnya Ditangkap Polisi

Ditanya Deddy, Siti Fadilah Supari yakin Indonesia mampu mengatasi pandemi ini.

“Mampulah. (Lembaga) Eijkman bisa, (Universitas Airlangga) Surabaya juga bisa, PPBT Yogyakarta mungkin juga bisa. Tapi sekarang fokusnya di Eijkman. Saya yakin mereka bisa,” kata Siti Fadilah Supari.

Dari hasil pengamatannya selama ini, menurut Siti, virus corona bisa saja merupakan hasil dari beberapa pihak yang sengaja menciptakannya untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan vaksin.

“Mungkin saja (virus corona dibuat oleh sekelompok tertentu), mungkin Cina itu korban, Amerika juga korban. Itu perkiraan saya. Belum tentu benar belum tentu salah.”

Siti Fadilah Supari kemudian mengaitkan hal itu pada lembaga Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) milik Bill Gates.

“Jadi hampir semua lembaga yang akan membuat vaksin itu, semua didukung oleh beliau (Bill Gates). Enggak ada yang tidak di seluruh dunia ini,” kata Siti Fadilah.

Baca Juga :  Ini Alasan Anies Baswedan Copot Walikota Jakarta Pusat dan Kadinas LH Karena Dianggap Lalai Terkait Kerumunan di Rumah Rizieq Shihab

Walau dia tidak secara langsung menuduh bahwa pendiri Microsoft itu yang menciptakan virus corona, Siti Fadilah Supari menganggap masyarakat bisa menilai sendiri kemungkinan tersebut.

“Saya tidak mencurigai, tapi orang bisa berpikir sendiri. Ngapain kalau semua orang Anda dukung, itu mesti maksudnya supaya menuruti dia atau setidaknya menghormati yang mendukung,” kata Siti Fadilan Supari.

Jikalau benar vaksin yang diciptakan untuk melawan Covid-19 itu pada akhirnya menjadi produk bisnis, maka sangat mungkin di masa mendatang akan terjadi wabah lagi.

“Kalau ada komersialisasi vaksin, vaksin diperjualbelikan, artinya virus diperjualbelikan, maka pasti si industrialis vaksin ini akan menyusun kekuatan baru untuk mengadakan pandemi berikutnya, karena panen, nanti dia bikin pandemi terus,” kata Siti Fadilah Supari.

Sebab itu, Siti Fadilah Supari mendukung penuh agar Indonesia mampu menciptakan sendiri vaksin Covid-19 dan menangani pandemi ini secara mandiri.

www.tempo.co