JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

7 Warga Positif Terpapar Covid-19, Kecamatan Tanon Puncaki Daftar Kasus Covid Tertinggi di Sragen. Semua Bekerja Kuli Panggul, Pasar Kobong Jadi Biang Penularannya

Satgas Covid-19 Desa Tanon saat mengantar dua warga yang positif untuk menjalani perawatan di RS Darurat Corona Sragen, Sabtu (13/6/2020). Foto/Wardoyo
Satgas Covid-19 Desa Tanon saat mengantar dua warga yang positif untuk menjalani perawatan di RS Darurat Corona Sragen, Sabtu (13/6/2020). Foto/Wardoyo,

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecamatan Tanon memuncaki daftar sementara kasus positif corona virus atau covid-19 di Kabupaten Sragen.

Sempat hijau selama sebulan awal, Tanon mendadak diberondong kasus positif covid-19 dari klaster Pasar Kobong Semarang.

Data di Pemkab Sragen hingga Minggu (14/6/2020) pagi mencatat Tanon menempati posisi teratas dengan tujuh kasus positif disusul Sidoharjo dan Sragen masing-masing dengan enam kasus.

Untuk enam kasus di Sidoharjo dan Sragen, mayoritas sudah sembuh sedangkan di Tanon, 7 kasus positif semuanya masih dirawat.

Tujuh kasus positif itu semuanya berprofesi sebagai kuli panggul di Pasar Kobong, Semarang. Dari catatan JOGLOSEMARNEWS.COM , kasus pertama di Tanon muncul dari Desa Kalikobok, pria berusia 59 tahun berinisial T.

Kuli Pasar Kobong itu kemudian disusul enam rekan sesama kuli asal Desa Tanon, yang kemudian berturut-turut juga diketahui positif.

Pertama, kuli berinisial S (54) asal Desa Tanon yang dinyatakan positif setelah satu kos dengan T. Kemudian tiga lagi temannya berinisial M usia 52 tahun, S (42 tahun), dan AT (33 tahun) juga menyusul positif pada Rabu (10/6/2020).

Baca Juga :  Tambah 4 Positif Hari Ini, Total Kasus Covid-19 Sragen Menanjak Jadi 456. Tiga Pasien Dirawat di Rumah Sakit Solo, 684 Kontak Erat dan Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Bupati Sragen, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, tiga OTG dari Tanon itu dinyatakan positif covid-19 berdasar tes swab yang keluar.

Ketiganya merupakan teman satu kontrakan dan sama-sama bekerja di Pasar Kobong (Semarang).

Meskipun penambahan tiga orang terkonfirmasi positif covid-19 ini termasuk OTG, Bupati mengatakan ketiganya tetap harus menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Technopark Sragen.

“Mereka sama sekali tidak memiliki gangguan kesehatan atau gejala yang mengarah ke covid-19, tapi mereka perlu terapi pengobatan untuk meringankan gejala,” jelasnya.

Setelah itu, dua warga Tanon kembali dinyatakan positif terpapar covid pada (13/6/2020) kemarin. Mereka masing-masing HS (51 tahun) dan MY (24 tahun).

Baca Juga :  Kabar Duka, Ketua RT di Desa Buran Karanganyar Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Kerabat Cemas Karena Ada Kerabat Meninggal Dunia dan Rumahnya Berdekatan

Ke-7 pasien positif asal Desa Tanon dan Kalikobok itu semuanya saat ini dirawat di rumah sakit darurat Corona Kabupaten Sragen.

“Hari ini tambah enam orang positif. Semunya laki-laki. Mereka dari lima kecamatan, hasil swab dinyatakan positif,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Sabtu (13/6/2020).

Tatag menambahkan keenam tambahan baru itu berasal dari klaster Pasar Kobong Semarang dan dari klaster luar kota.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto, menjelaskan  saat ini mereka dirawat di RSUD dr Soeratno Gemolong dan RSD Corona Sragen.

“Kami masih melakukan tracking untuk melacak riwayat yang kontak dengan mereka,” terangnya.

Dengan tambahan dua kasus itu, maka hingga hari ini total ada 46 kasus positif covid-19 di Sragen. Dari jumlah itu, 29 dinyatakan sembuh, 16 masih dirawat dan satu meninggal dunia. Wardoyo